Ketua DPRK dan Walikota Banda Aceh Raih Opini WTP ke-18 Berturut-turut dari BPK RI

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kota Banda Aceh kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Pencapaian ini menjadi raihan WTP ke-18 yang diperoleh secara berturut-turut oleh Kota Banda Aceh.

Opini WTP tersebut diserahkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama SE, MM, Ak, kepada Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, yang didampingi Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berlangsung di Gedung BPK RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ir Jalaluddin, bersama jajaran pemerintah kota.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 18 tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola keuangan yang baik sesuai standar yang ditetapkan.

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil kerja sama yang baik antara berbagai unsur pemerintahan.

“Ini menjadi bukti kolaborasi yang terbangun saat ini antara eksekutif, legislatif dan unsur-unsur pemerintah lainnya mendapat penilaian yang positif,” ujar Irwansyah.

Ia menilai, pencapaian tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah di Banda Aceh telah berjalan secara akuntabel.

“Ini adalah instrumen yang dipakai oleh negara untuk mengukur bahwa pengelolaan keuangan sebuah daerah baik atau tidak,” katanya.

Irwansyah menambahkan, opini WTP menjadi indikator bahwa arah pembangunan dan pengelolaan anggaran di Banda Aceh telah berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, capaian tersebut dapat menjadi modal penting untuk melanjutkan berbagai program pembangunan di masa mendatang.

“Prestasi ini patut disyukuri, karena mampu kita pertahankan di tengah kita beberapa kali mengalami defisit. Kini secara perlahan defisit itu sudah jauh berkurang dan kita menuju kondisi yang normal InsyaAllah. Ini berkat kolaborasi yang baik. Kondisi yang normal itu saat defisit sudah mulai sangat minim dan bisa kita cegah,” ujar Irwansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal hadir langsung dan mendapat kepercayaan untuk menyampaikan sambutan mewakili 12 pemerintah kabupaten/kota di Aceh yang menerima LHP dari BPK RI.

Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa meskipun setiap daerah memiliki target dan prioritas pembangunan yang berbeda, seluruh pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta mewujudkan tata kelola keuangan yang baik.

“Setiap daerah tentu memiliki target pembangunan yang berbeda. Namun, menjaga stabilitas daerah serta mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan yang baik merupakan tujuan bersama yang harus terus kita jaga,” ujar Illiza.

Menurutnya, opini WTP yang kembali diraih Pemerintah Kota Banda Aceh tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.

“Alhamdulillah, Kota Banda Aceh kembali memperoleh opini WTP untuk yang ke-18 kalinya secara berturut-turut. Capaian ini menjadi landasan bagi Pemko Banda Aceh untuk terus menjaga amanah masyarakat dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” pungkas Illiza.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News