NUKILAN.id | Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh menyalurkan 1.020 paket sembako bagi anak yatim dan fakir miskin di Banda Aceh dan Aceh Besar dalam rangka Festival Ramadan Kemenag 2025.
“Terdiri dari 1.000 paket dari ASN Kanwil dan selebihnya dari Kepala Kemenag Aceh, Rumah Zakat, Yakesma, dan DT Peduli,” kata Zulfikar, Kabid Penerangan Agama Islam serta Pemberdayaan Zakat Wakaf (Kabid Penaiszawa) Kemenag Aceh, di Banda Aceh, Jumat (21/3/2025).
Zulfikar menjelaskan, pembagian paket sembako dilakukan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di kabupaten/kota di Aceh. Setiap paket berisi beras dan kebutuhan pokok lainnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis sebanyak 20 paket, sementara sisanya disalurkan langsung oleh jajaran Kemenag Aceh kepada penerima manfaat yang telah terdaftar.
Sebagai bagian dari Festival Ramadan Kemenag 2025, program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan nasional, termasuk lembaga pengelola zakat, lembaga keuangan syariah, serta kementerian dan lembaga lainnya.
“Kita juga melibatkan masyarakat penerima manfaat termasuk penyandang disabilitas di Banda Aceh dan sekitarnya,” ujar Zulfikar.
Dalam kesempatan ini, Kepala Kemenag Aceh, Azhari, mengajak masyarakat untuk mendukung program mengaji Al-Qur’an bagi siswa madrasah dan sekolah sebelum jam pertama belajar.
Tahun ini, menurut Azhari, Ramadan terasa lebih istimewa dengan adanya kebijakan baru dari Pemerintah Aceh yang semakin mendukung program keagamaan.
“Alhamdulillah, kini program Kemenag Aceh yang telah lama disosialisasikan dan dipraktikkan sudah lebih mudah berkat adanya instruksi dari Gubernur Aceh tersebut.”
Sebagai informasi, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh Nomor 01 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Shalat Fardhu Berjamaah bagi ASN dan Masyarakat, serta pelaksanaan mengaji di satuan pendidikan se-Aceh.
Dengan program ini, diharapkan semangat berbagi dan nilai-nilai keagamaan semakin kuat di tengah masyarakat selama Ramadan dan seterusnya.
Editor: Akil