Kemenag Aceh Hadirkan Kurikulum Ramadan 1447 H untuk Perkuat Karakter Siswa Madrasah

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh meluncurkan program Kurikulum Ramadan (KURMA) yang akan diterapkan di seluruh madrasah di Aceh selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Program ini dirancang sebagai upaya menjadikan Ramadan tidak hanya sebagai waktu ibadah, tetapi juga momentum penguatan karakter, spiritualitas, dan kualitas pembelajaran akademik peserta didik.

Program KURMA menyasar seluruh jenjang pendidikan madrasah, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, Khairul Azhar, mengatakan kurikulum ini dirancang agar proses belajar selama Ramadan berjalan lebih bermakna dan terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman.

“Melalui KURMA, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengejar target akademik, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat spiritualitas, dan menumbuhkan kepedulian sosial peserta didik,” ujar Khairul Azhar.

Pelaksanaan program dibedakan menjadi dua kategori, yakni madrasah yang terdampak dan tidak terdampak bencana hidrometeorologi. Pembagian ini dilakukan agar kegiatan dapat menyesuaikan kondisi wilayah masing-masing.

Pada madrasah yang terdampak bencana, kegiatan lebih difokuskan pada pemulihan spiritual dan psikososial. Program yang dijalankan meliputi pembelajaran adaptif, pesantren terapi rohani Ramadan, buka puasa bersama sederhana di ruang darurat, edukasi mitigasi bencana, serta layanan keagamaan terpadu.

Sementara itu, madrasah yang tidak terdampak bencana akan melaksanakan berbagai kegiatan penguatan spiritual dan akademik, seperti tadarus dan tafsir Al-Qur’an keliling, kultum estafet siswa, manajemen qalbu dan muhasabah, hingga kegiatan kreatif dan kompetisi.

Selain itu, KURMA juga mendorong penguatan digitalisasi madrasah melalui pengenalan coding dan kecerdasan artifisial (AI), serta kegiatan sosial bertajuk Ramadan Berbagi.

“Kami berharap KURMA menjadi ruang transformasi. Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan positif dalam diri siswa madrasah,” pungkasnya.

spot_img
spot_img

Read more

Local News