NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru Madrasah Aliyah (MA) Angkatan I. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Seventeen 17 Setui, Banda Aceh, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Kakanwil menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas guru madrasah agar siap menghadapi era transformasi digital. Menurutnya, pengenalan koding dan kecerdasan artifisial tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga harus selaras dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.
Sebelum membuka kegiatan, Kakanwil bersama jajaran dan santri menunaikan shalat khusuf di Pesantren Modern Al Manar Cot Irie, Krueng Barona Jaya. Pada kesempatan pembukaan bimtek, ia kembali menekankan pentingnya kesiapan madrasah dalam merespons perkembangan teknologi.
Ia menyampaikan bahwa penguasaan koding dan AI akan melahirkan generasi madrasah yang cakap digital, adaptif, inovatif, berakhlak, serta memiliki daya saing di tengah transformasi teknologi yang terus berkembang.
“Guru madrasah harus siap menghadapi tantangan zaman. Koding dan AI bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari kompetensi yang perlu dikenalkan kepada peserta didik,” ujarnya di hadapan peserta dan panitia kegiatan.
Menurutnya, madrasah tidak boleh tertinggal dalam arus perkembangan teknologi. Justru, lembaga pendidikan berbasis keagamaan itu harus menjadi bagian dari inovasi pendidikan nasional.
Kakanwil juga berharap para guru yang mengikuti bimtek mampu menjadi agen perubahan di satuan pendidikan masing-masing. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen dalam mengimplementasikan hasil pelatihan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Bimtek KKA Angkatan I ini berlangsung selama tiga hari. Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenag Aceh berkomitmen mendorong madrasah agar semakin adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan pendidikan era digital.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad), H Khairul Azhar SAg MSi, menyampaikan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) telah ditetapkan sebagai salah satu mata pelajaran dalam struktur kurikulum madrasah. Mata pelajaran tersebut mulai diterapkan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Ia melaporkan bahwa Bimtek KKA Angkatan I diikuti oleh 69 guru MIPA/TIK dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar perkembangan teknologi digital, khususnya terkait koding dan kecerdasan artifisial (AI).
Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam memperkuat kompetensi guru madrasah, sehingga implementasi mata pelajaran KKA di Madrasah Aliyah dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan di Aceh.










