Kader HMI Kecam Rencana Pengadaan Mobil Dinas BRA Rp20 Miliar

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Kader Komisariat HMI Syari’ah dan Hukum, Robbi Bayu Ardiansyah, mengecam rencana pengadaan mobil dinas oleh Badan Reintegrasi Aceh (BRA) yang disebut menghabiskan anggaran hingga Rp20 miliar. Kebijakan itu dinilai tidak tepat di tengah kondisi Aceh yang masih dilanda bencana banjir di sejumlah daerah.

Menurut Robbi, pengadaan mobil dinas tersebut tidak memiliki urgensi dan menunjukkan rendahnya kepekaan sosial pemerintah. Ia menilai, masih banyak masyarakat Aceh yang terdampak banjir, kehilangan tempat tinggal, dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Anggaran sebesar itu seharusnya dapat dialokasikan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Bukan justru digunakan untuk pengadaan mobil dinas yang tidak bersifat mendesak,” ujar Robbi Bayu Ardiansyah.

Ia menilai kebijakan tersebut lebih mengutamakan kepentingan internal lembaga dibandingkan kebutuhan masyarakat. Padahal, kata dia, pengelolaan anggaran publik seharusnya berlandaskan asas kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat.

Robbi juga menyoroti waktu pengadaan yang direncanakan menjelang bulan suci Ramadhan. Kondisi itu dinilai semakin ironis karena masih banyak warga terdampak banjir yang belum memiliki hunian layak dan mengalami keterbatasan bahan pangan.

“Menjelang Ramadhan, seharusnya fokus pemerintah adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, terutama bagi mereka yang terdampak bencana,” tambahnya.

Atas dasar tersebut, Robbi mendesak BRA untuk membatalkan rencana pengadaan mobil dinas dan mengalihkan anggaran tersebut untuk bantuan kemanusiaan bagi korban banjir, termasuk masyarakat sipil dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang turut terdampak.

Ia berharap pemerintah Aceh dan lembaga terkait lebih mengedepankan empati, transparansi, serta tanggung jawab moral dalam setiap pengambilan kebijakan, khususnya di tengah situasi krisis akibat bencana alam.

Read more

Local News