Jembatan Bailey Berawang Gajah Selesai, Empat Kampung di Ketol Kembali Terhubung

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Jembatan bailey Berawang Gajah di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, telah rampung dibangun dan resmi digunakan. Keberadaan jembatan tersebut kembali menghubungkan empat kampung yang sempat terisolasi hampir dua bulan akibat banjir bandang dan longsor.

“Rampungnya jembatan ini menjadi langkah krusial pemulihan wilayah terdampak bencana,” kata Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, di Banda Aceh, Rabu (21/1/2025)

Menurutnya, berfungsinya jembatan bailey Berawang Gajah membuat akses masyarakat kembali normal serta mengakhiri risiko keselamatan akibat penyeberangan darurat. Empat kampung yang kini kembali terhubung adalah Kampung Kekuyang, Burlah, Buge Ara, dan Pantan Reduk.

“Selama jembatan putus, warga terpaksa menyeberangi sungai menggunakan tali sling, termasuk saat membawa hasil bumi dan kebutuhan pokok sehari-hari,” ujarnya.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan personel TNI, pemerintah daerah, BNPB, serta masyarakat setempat.

“Ini bukti kerja bersama yang efektif dalam percepatan penanganan darurat dan pemulihan pasca-bencana,” kata Murthalamuddin.

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyampaikan apresiasi atas kerja cepat personel TNI yang telah membuka kembali keterisolasian wilayah di Kecamatan Ketol.

“Hari ini menjadi kebahagiaan bagi empat kampung karena jembatan darurat sudah bisa dilewati,” katanya.

Ia berharap rampungnya jembatan bailey Berawang Gajah dapat memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Ketol yang sempat terhenti, sekaligus mempercepat normalisasi kehidupan pasca-bencana di Aceh Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Haili Yoga juga menyampaikan duka cita atas gugurnya Kapten Muhammad Saugi, Komandan Kompi Yonzipur 16 Kodam Iskandar Muda, akibat kecelakaan lalu lintas sepulang menuntaskan pembangunan jembatan bailey Pelang.

Almarhum disebut aktif memimpin berbagai misi kemanusiaan pasca-bencana, termasuk pembangunan jembatan bailey dan jembatan darurat di sejumlah lokasi di Aceh Tengah.

“Kami sangat berduka. Beliau sosok luar biasa yang bekerja keras untuk masyarakat. Semoga pengabdian menjadi amal ibadah,” demikian Haili Yoga.

Read more

Local News