NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, melaporkan total jemaah haji asal Aceh tahun 2026 mencapai 5.426 orang. Seluruh jemaah tersebut terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap ke Arab Saudi.
Dalam konferensi pers yang digelar Senin (4/5/2026), Arijal menyampaikan bahwa kloter pertama dijadwalkan berangkat pada Selasa (5/5/2026). Kloter ini terdiri dari jemaah asal Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Untuk kloter 1, jemaah masuk dalam gelombang pertama dan akan tiba di Madinah. Sementara kloter 2 hingga kloter 14 termasuk gelombang kedua yang akan mendarat langsung di Mekkah,” ujar Arijal kepada awak media, termasuk Nukilan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen dari total jemaah haji tahun ini merupakan lanjut usia (lansia). Meski demikian, komposisi usia di masing-masing kloter berbeda-beda.
“Secara umum memang 40 persen lansia, tapi nanti akan kita lihat per kloter karena usia jemaah bervariasi. Nanti akan kita umumkan juga saat pelepasan, kloter mana yang termuda dan tertua,” jelasnya.
Dari sisi pelayanan, Arijal menyebutkan adanya peningkatan fasilitas bagi jemaah haji Aceh tahun ini. Dengan dukungan Pemerintah Daerah, jemaah akan diberangkatkan melalui garbarata di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM).
“Alhamdulillah, dengan dukungan pemerintah daerah, jemaah haji kita tahun ini bisa naik pesawat melalui garbarata dan menggunakan akses gedung VIP. Ini tentu menjadi kemudahan dan kenyamanan tersendiri bagi jemaah,” katanya.
Ia menambahkan, penggunaan jalur VIP yang umumnya diperuntukkan bagi tamu khusus kini diprioritaskan untuk jemaah haji, sehingga proses keberangkatan diharapkan berjalan lebih tertib, lancar, dan nyaman.
Reporter: Rezi

