NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Selatan menekankan pentingnya penguatan Baitul Mal Gampong (BMG) sebagai ujung tombak pengelolaan zakat di tingkat masyarakat.
Momentum akhir Ramadhan dinilai bukan sekadar penutup ibadah puasa, tetapi juga waktu penting untuk menyempurnakan amal melalui penunaian zakat fitrah, yang memiliki nilai kepedulian dan keadilan sosial.
Pimpinan MPU Aceh Selatan, Ustadz H. Riza Nazlianto, Lc, mengatakan bahwa zakat merupakan ibadah yang berkaitan langsung dengan hak orang lain, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara serius dan penuh tanggung jawab.
“Zakat adalah ibadah yang menyangkut hak orang lain di dalam harta kita. Maka pengelolaannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Harus ada sistem yang jelas, amanah yang kuat, dan kejujuran yang terjaga,” ujar Ustadz Riza.
Ia menegaskan, penguatan Baitul Mal Gampong memiliki dasar hukum yang kuat, merujuk pada Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 yang telah diperbarui dengan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021, serta Peraturan Bupati Aceh Selatan Nomor 32 Tahun 2024.
Menurutnya, regulasi tersebut menjadi landasan penting agar pengelolaan zakat berjalan tertib, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dengan adanya aturan ini, kita ingin memastikan bahwa zakat benar-benar dikelola secara terarah, transparan, dan tepat sasaran. Tidak boleh ada keraguan dari masyarakat terhadap proses penyalurannya,” tegasnya.
Ustadz Riza juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat fitrah melalui Baitul Mal Gampong agar distribusinya lebih merata dan akuntabel.
“Ketika zakat disalurkan melalui lembaga yang resmi dan terstruktur, maka distribusinya akan lebih adil, merata, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini penting agar tidak ada yang berlebihan dan tidak ada pula yang terlewatkan,” ungkapnya.
Di sisi lain, ia memberikan dukungan kepada pengurus Baitul Mal Gampong agar terus menjaga amanah dalam menjalankan tugas.
“Kami mendukung penuh BMG untuk bekerja secara amanah dan transparan. Karena di situlah letak kepuasan batin masyarakat, ketika mereka melihat zakat yang ditunaikan benar-benar sampai kepada yang berhak secara tepat dan akurat,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan adanya potensi penyimpangan dalam proses pendataan dan penyaluran zakat, terutama menjelang pembagian zakat fitrah.
“Kita tidak boleh lengah. Ada oknum-oknum tertentu yang mencoba memanfaatkan momentum ini, seperti muallaf musiman, musafir dadakan, atau berbagai cara lain untuk mengelabui petugas. Ini harus diantisipasi dengan pendataan yang baik dan kehati-hatian,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berperan dalam pengelolaan zakat di Aceh Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus Badan Baitul Mal, Dewan Pengawas, serta Sekretariat Baitul Mal Aceh Selatan yang terus konsisten membina dan mengawasi proses pengumpulan dan penyaluran zakat, termasuk zakat fitrah. Ini adalah kerja besar yang membutuhkan komitmen dan keikhlasan,” katanya.
Dalam refleksinya, Ustadz Riza mengajak masyarakat memahami makna zakat tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai sarana membersihkan hati dan memperkuat kepedulian sosial.
“Zakat bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan hati. Ia mengajarkan kita untuk peduli, untuk berbagi, dan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan pesan kepada masyarakat agar memastikan zakat yang ditunaikan benar-benar memberi manfaat bagi yang membutuhkan.
“Jangan biarkan ada saudara kita yang meneteskan air mata di hari raya karena kekurangan. Pastikan zakat yang kita tunaikan benar-benar menjadi kebahagiaan bagi mereka. Karena sejatinya, keberkahan Idul Fitri bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang apa yang kita bagikan.”
Penguatan Baitul Mal Gampong di akhir Ramadhan ini dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga amanah, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan keadilan sosial melalui pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.











