NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Islamic Trust Fund (ITF) menerima penyaluran bantuan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Auditorium Prof. Ali Hasyimi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Jumat (13/3/2026). Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian sosial serta komitmen lembaga dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
Kegiatan seremonial tersebut dipandu oleh Ari Maulana selaku pembawa acara. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan hadrah serta sambutan dari perwakilan Bank Syariah Indonesia.
Bantuan yang diterima nantinya akan disalurkan oleh pihak ITF kepada mahasiswa serta masyarakat yang membutuhkan.
Adapun bantuan yang diberikan berupa dana tunai yang akan dimanfaatkan oleh Islamic Trust Fund untuk pembelian paket sembako, khususnya dalam mendukung program berbagi di bulan Ramadan.
Penyerahan bantuan program Ramadan ITF tersebut secara langsung diterima oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Mujiburrahman, yang juga bertindak sebagai pembina ITF. Bantuan itu turut diterima oleh Wakil Rektor UIN Ar-Raniry, Muhammad Yasir Yusuf, yang menjabat sebagai Ketua Islamic Trust Fund.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan Bank Syariah Indonesia, Erry Dianto, juga menyampaikan materi kepada mahasiswa yang hadir mengenai program “Langkah Emas Berhaji Bersama BSI”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya memulai investasi sejak dini, salah satunya melalui emas, mengingat harga emas yang cenderung terus meningkat.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk mulai mengelola keuangan secara lebih bijak sejak usia muda.
“Coba adik-adik perkirakan, sehari berapa kali pergi ke warkop dan berapa biaya yang dikeluarkan setiap kali duduk di sana. Akan lebih baik jika sebagian dari pengeluaran tersebut dialihkan untuk menabung dan berinvestasi sejak muda,” ujarnya.
Erry menambahkan, saat ini persiapan biaya pendaftaran haji juga dapat dilakukan melalui investasi emas. Jika sebelumnya dibutuhkan sekitar 55 gram emas, kini estimasinya sekitar 32 gram emas untuk memulai persiapan berhaji.
Di penghujung kegiatan, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Mujiburrahman, turut memberikan nasihat kepada para mahasiswa agar tetap menjaga kewajiban ibadah, khususnya shalat.
Ia berharap para mahasiswa tidak hanya hadir untuk mengikuti kegiatan berbuka puasa bersama, tetapi juga memanfaatkan momen tersebut untuk melaksanakan shalat Magrib berjamaah.
“Jangan hanya datang untuk berbuka puasa, tetapi juga laksanakan shalat Magrib berjamaah. Ibadah puasa yang dijalankan hendaknya diiringi dengan pelaksanaan shalat,” ujarnya. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.










