Inflasi Aceh Capai Level Tertinggi Tiga Tahun Terakhir, Tembus 6,71 Persen di 2025

Share

NUKILAN.id | Banda Aceh — Inflasi Provinsi Aceh pada Desember 2025 mencapai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh mencatat inflasi secara tahunan (year on year/yoy) berada di angka 6,71 persen, jauh melampaui rata-rata inflasi Desember dalam tiga tahun terakhir.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan lonjakan inflasi tersebut dipicu oleh bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh pada akhir November 2025. Bencana tersebut menyebabkan terputusnya jalur distribusi serta terganggunya produksi sejumlah komoditas strategis.

“Inflasi Aceh meningkat signifikan akibat gangguan distribusi dan pasokan, terutama komoditas pangan dan energi, yang terdampak langsung oleh bencana hidrometeorologi,” kata Agus kepada awak media, termasuk Nukilan di Banda Aceh, Rabu (21/1/2026).

Agus menyebutkan, secara bulanan (month to month), inflasi Aceh pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,60 persen, jauh di atas rata-rata inflasi bulan Desember selama tiga tahun terakhir yang hanya sebesar 0,53 persen.

“Beras menjadi komoditas dengan andil inflasi tertinggi sebesar 1,06 persen, disusul emas perhiasan sebesar 0,79 persen, cabai merah sebesar 0,38 persen, ikan tongkol sebesar 0,35 persen, dan ikan dencis sebesar 0,31 persen,” paparnya.

Lebih lanjut, secara spasial, inflasi tertinggi tercatat di Aceh Tengah yang mencapai 8,90 persen (yoy). Disusul Aceh Tamiang sebesar 7,13 persen, Banda Aceh sebesar 6,10 persen, serta Lhokseumawe dan Meulaboh yang masing-masing mencatat inflasi 5,56 persen.

Agus menjelaskan, terputusnya jalur distribusi baik jalan maupun jembatan berdampak langsung pada kenaikan harga komoditas pangan dan energi di lima daerah Indeks Harga Konsumen (IHK) di Aceh.

Meski demikian, Bank Indonesia memproyeksikan tekanan inflasi akan mulai mereda pada Januari 2026, seiring dengan normalisasi distribusi dan pemulihan pascabencana.

“Dengan perbaikan infrastruktur dan kembali lancarnya distribusi, inflasi Aceh diperkirakan akan menurun secara bertahap,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Read more

Local News