NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Informasi yang menyebut jumlah korban meninggal akibat banjir di Aceh mencapai 400 orang dipastikan tidak benar. Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks.
“Saya pastikan data itu tidak benar alias kabar hoax,” ujar Murthalamuddin dalam keterangan tertulis yang diterima Nukilan.id Minggu (30/11/2025). Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber resmi.
Menurutnya, “Kabar resmi terkait dengan korban bencana banjir hanya dari pemerintah dan lembaga-lembaga resmi lainnya.”
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh tercatat sebanyak 83 jiwa. Data tersebut merupakan hasil pendataan dari 15 kabupaten/kota terdampak.
“Korban meninggal 83 jiwa, hilang 65, mengungsi 65.061 KK atau 174.198 jiwa,” kata MTA kepada awak media di Banda Aceh.
MTA menambahkan, distribusi logistik bagi masyarakat terdampak terus dilakukan. Namun ia mengakui, cakupan wilayah terdampak yang luas membuat berbagai kendala di lapangan tak bisa dihindari.
“Namun yakinlah pemerintah di semua level kepemimpinan beserta semua perangkat kerjanya sedang bekerja penanganan maksimal,” tegasnya. (xrq)
Reporter: AKIL





