NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAPAN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan SAPA Masjid Heritage di Masjid Indrapuri, Aceh Besar.
Kegiatan tersebut diikuti 40 mahasiswa sebagai bagian dari upaya mengenalkan sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap sejarah dan warisan budaya Aceh.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pimpinan FISIP USK. Hadir Dekan FISIP USK Dr. Hamdan, M. Syam, M.A., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan (KAK) Dr. Masrizal, S.Sos.I., M.A., serta Ketua HIMAPAN FISIP USK sekaligus Ketua Panitia, Salman Alfarisi.
SAPA Masjid Heritage menghadirkan dua narasumber, yakni Naufal, Duta Wisata Aceh Besar, dan Ismawardi dari BKM Masjid Indrapuri. Keduanya memberikan wawasan kepada peserta mengenai sejarah, nilai budaya, serta keberadaan Masjid Indrapuri sebagai salah satu situs bersejarah yang memiliki arti penting bagi masyarakat Aceh.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak mengenal sejarah Masjid Indrapuri secara lebih dekat sekaligus memahami pentingnya menjaga dan merawat peninggalan sejarah. Interaksi langsung dengan pengelola masjid dan pihak yang memahami sejarah setempat menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh perspektif lebih luas mengenai nilai heritage yang dimiliki Masjid Indrapuri.
Ketua HIMAPAN FISIP USK, Salman Alfarisi, mengatakan kegiatan SAPA Masjid Heritage merupakan bagian dari komitmen HIMAPAN untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap sejarah dan kebudayaan Aceh.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan KAK FISIP USK, Dr. Masrizal, menyampaikan pentingnya kehadiran mahasiswa untuk mendekatkan diri dengan masjid, khususnya Masjid Indrapuri. Menurutnya, program SAPA Masjid Heritage dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat nilai historis dan kultur masjid pada masa lalu.
“Melalui SAPA Masjid Heritage, kami ingin mengajak mahasiswa untuk lebih dekat dengan sejarah yang ada di sekitar kita. Masjid Indrapuri bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting untuk dikenali serta dijaga oleh generasi muda,” ujar Dr. Masrizal.
Kehadiran pimpinan FISIP USK dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap aktivitas mahasiswa yang berkaitan dengan pengembangan wawasan, kebudayaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Afrijal, M.IP., Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan; Bahagia, M.Si., Dosen Program Studi Ilmu Politik; Rizal Montes, alumni FISIP USK; Keuchik Pasar Indrapuri; BKM Masjid Indrapuri; serta Duta Wisata Aceh Besar.
Kegiatan SAPA Masjid Heritage ditutup dengan sesi foto bersama. HIMAPAN FISIP USK berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa yang menghubungkan mahasiswa dengan sejarah, budaya, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran generasi muda untuk turut menjaga warisan sejarah Aceh. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

