Harga TBS Sawit Aceh Periode Akhir Juni Capai Rp3.537 per Kg

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Pekebun Mitra Provinsi Aceh menetapkan harga TBS sawit untuk periode 17–30 Juni 2026. Dalam penetapan terbaru tersebut, harga tertinggi tercatat pada tanaman sawit berusia 10 hingga 20 tahun yang mencapai Rp3.537 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.476 per kilogram di wilayah barat.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang dilansir Nukilan, harga tersebut ditetapkan melalui rapat tim penetapan harga yang juga menetapkan harga referensi minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp15.136,16 per kilogram dan harga inti sawit (kernel) sebesar Rp12.537,27 per kilogram.

Sementara itu, indeks K yang menjadi salah satu komponen penentu harga TBS ditetapkan sebesar 89,38 persen untuk wilayah timur dan 87,84 persen untuk wilayah barat.

Untuk wilayah timur, harga TBS pekebun plasma bervariasi berdasarkan umur tanaman. Harga terendah tercatat pada tanaman berusia tiga tahun sebesar Rp2.652 per kilogram dan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada usia 10–20 tahun sebesar Rp3.537 per kilogram. Setelah melewati masa produktif tersebut, harga kembali mengalami penurunan seiring bertambahnya usia tanaman.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah barat. Harga TBS tanaman berusia tiga tahun ditetapkan sebesar Rp2.607 per kilogram dan meningkat secara bertahap hingga mencapai Rp3.476 per kilogram pada usia 10–20 tahun.

Selain pekebun plasma, tim penetapan harga juga menetapkan harga TBS untuk pekebun swadaya. Dengan komposisi buah 100 persen jenis tenera, harga TBS swadaya ditetapkan sebesar Rp3.241 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.185 per kilogram di wilayah barat.

Harga tersebut dapat berubah menyesuaikan komposisi buah yang dipanen. Semakin tinggi proporsi buah dura dalam hasil panen, maka harga yang diterima pekebun akan semakin rendah.

Secara umum, harga TBS sawit di Aceh masih berada pada level yang relatif tinggi. Kondisi ini didukung oleh kuatnya harga CPO nasional yang masih bertahan di atas Rp15.000 per kilogram.

Selain faktor harga CPO, pelaku industri sawit juga mulai mencermati dampak penerapan program biodiesel B50 yang dijadwalkan mulai berlaku pada Juli 2026. Kebijakan tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan minyak sawit di dalam negeri dan berpotensi memberikan dukungan terhadap harga komoditas sawit.

Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Pekebun Mitra Provinsi Aceh dijadwalkan kembali menggelar rapat pada 1 Juli 2026 untuk menetapkan harga TBS periode berikutnya. []

Reporter: Sammy

spot_img
spot_img

Read more

Local News