Harga Kopi Gayo di Aceh Tengah Turun Tipis

Share

NUKILAN.ID | TAKENGON – Harga kopi arabika Gayo di Kabupaten Aceh Tengah mengalami penurunan tipis pada perdagangan Kamis (9/4/2026). Penurunan terjadi pada seluruh tingkatan, mulai dari gelondong (cherry), gabah hingga green bean.

Mengutip Tribun Gayo, harga kopi gelondong (cherry) saat ini berada di kisaran Rp22.000–Rp23.000 per bambu, turun dari sebelumnya Rp24.000 per bambu.

Sementara itu, harga kopi gabah ikut turun menjadi Rp59.000–Rp60.000 per bambu dari sebelumnya Rp61.000 per bambu. Adapun harga green bean kini berada di angka Rp129.000–Rp130.000 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp133.000 per kilogram.

Sejumlah petani menyebutkan, penurunan harga ini dipengaruhi oleh kondisi cuaca hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan membuat buah kopi dalam kondisi gelondong membengkak, sehingga beratnya tidak sesuai dengan takaran normal.

Salah seorang petani kopi di Aceh Tengah, Junaidi, mengatakan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kualitas dan harga jual kopi di tingkat petani.

“Kata toke karena hujan, gelondongnya jadi membesar tapi isinya tidak padat. Jadi waktu ditakar tidak sampai seperti biasanya, itu yang bikin harga turun,” ujar Junaidi.

Ia berharap kondisi cuaca segera membaik agar kualitas kopi kembali normal dan harga di tingkat petani dapat kembali stabil.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, masih didominasi hujan ringan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 14 hingga 26 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 64 persen hingga 99 persen.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img

Read more

Local News