NUKILAN.ID | Aceh Besar — Harga beras premium produksi Kilang Padi Meutuah Baro (MB) dilaporkan masih bertahan pada level sebelumnya dan belum mengalami perubahan signifikan. Pemilik Kilang Padi Meutuah Baro, Darmawan, mengatakan harga beras premium produksi MB tetap stabil meski terdapat penyesuaian biaya distribusi di sejumlah wilayah.
“Harga masih seperti dulu, tetap. Belum ada perubahan untuk harga beras premium kami di tingkat penggilingan,” ujar Darmawan saat dikonfirmasi Nukilan, Minggu (24/5/2026).
Berdasarkan data di tingkat produsen atau penggilingan, harga beras premium MB tercatat sebesar Rp15.300 per kilogram. Sementara untuk penjualan dalam kemasan siap konsumsi di pasaran wilayah Aceh, harga bervariasi sesuai ukuran kemasan dan distribusi.
Untuk kemasan 5 kilogram, beras premium MB dijual dengan kisaran Rp82.000 per pak. Sedangkan kemasan 15 kilogram dipasarkan dengan estimasi harga sekitar Rp230.000 hingga Rp245.000, tergantung biaya logistik di masing-masing daerah.
Darmawan menjelaskan, hingga saat ini harga gabah sebagai bahan baku utama masih relatif stabil. Namun, faktor distribusi dan ongkos pengiriman menjadi salah satu komponen yang memengaruhi harga jual di tingkat konsumen.
Hal serupa juga ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Tim Saber Pangan Aceh di Kilang Padi Meutuah Baro, Aceh Besar. Hasil pemantauan menunjukkan tidak terjadi lonjakan harga gabah, meskipun terdapat sedikit penyesuaian akibat peningkatan biaya logistik.
Stabilnya harga di tingkat produsen dinilai menjadi indikator terjaganya pasokan dan distribusi beras premium lokal di tengah dinamika biaya operasional. Produsen berharap kondisi harga yang tetap dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus keberlanjutan usaha penggilingan padi di daerah. []
Reporter: Sammy

