NUKILAN.id | Meulaboh – Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (FT UTU) menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pembangunan daerah dengan menggelar Rapat Kerja Tahun 2025. Bertempat di Aula Bappeda Aceh Barat pada Jumat, 13 Desember 2024, acara ini mengusung tema besar: “Sinergi Program Kerja Fakultas Teknik dengan Visi Pembangunan Kabupaten Aceh Barat di Bidang Teknologi, Inovasi, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.”
Rapat kerja ini menjadi ajang diskusi intensif antara akademisi dan pemerintah daerah. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerjasama UTU, Rinaldi Iswan, S.T., M.Sc., bersama jajaran pimpinan Fakultas Teknik, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Dari pihak pemerintah, Kepala Bappeda Aceh Barat, Wistha Nowar, S.Pt., M.Si., turut memberikan arahan.
Mengokohkan Sinergi antara Pendidikan dan Pembangunan
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, M.Eng., IPM., menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan kebutuhan pembangunan lokal.
“Rapat kerja ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk memastikan bahwa Fakultas Teknik UTU menjadi pelopor kontribusi nyata bagi Aceh Barat,” ujarnya. Ia menyoroti peran teknologi dan inovasi sebagai katalisator untuk pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing.
Kepala Bappeda Aceh Barat, Wistha Nowar, menyambut baik kolaborasi ini. “Kerja sama antara FT UTU dan Bappeda adalah bukti nyata sinergi antara ilmu pengetahuan dan praktik pembangunan. Harapannya, program-program strategis yang lahir dari rapat ini mampu menjawab tantangan pembangunan, terutama di bidang teknologi dan inovasi,” tuturnya.
Sorotan pada Capaian dan Program Kerja Prodi
Sesi pagi diisi dengan pemaparan capaian tahun 2024 dari program studi di bawah naungan Fakultas Teknik, yakni Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, dan Teknologi Informasi. Dalam presentasi ini, masing-masing prodi menampilkan pencapaian di bidang akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tak hanya itu, program kerja inovatif untuk 2025 juga dipaparkan, dengan fokus pada peningkatan teknologi terapan dan pemberdayaan masyarakat. Diskusi ini menjadi cerminan dari upaya FT UTU untuk tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan lokal.
Peningkatan Mutu Akademik
Bagian lain yang tak kalah penting adalah pemaparan Tim Jaminan Mutu Fakultas Teknik. Dalam sesi ini, disampaikan evaluasi indikator mutu serta strategi peningkatan kualitas akademik dan manajemen fakultas. Sesi ini memunculkan diskusi dinamis yang melibatkan seluruh peserta rapat, menciptakan suasana interaktif dan penuh ide.
Merancang Langkah Strategis untuk 2025
Pada sesi siang, peserta rapat kerja terlibat dalam kegiatan evaluasi dan perencanaan mandiri. Setiap program studi mengevaluasi hasil kinerja berdasarkan kuisioner, kemudian menyusun kembali Rencana Kerja Tahunan (RKT), Rencana Aksi (Renaksi), hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB) 2025. Proses ini memastikan bahwa setiap langkah program studi memiliki panduan yang jelas dan terukur.
Membangun Masa Depan bersama
Rapat kerja ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar dalam menciptakan inovasi teknologi, penelitian yang aplikatif, dan SDM yang kompeten. Kolaborasi erat antara akademisi dan pemerintah daerah diyakini mampu menghadirkan solusi konkret untuk berbagai tantangan pembangunan di Aceh Barat.
“Ini adalah langkah awal dari perjalanan panjang untuk menjadikan FT UTU sebagai mitra utama pembangunan daerah,” kata Dr. Irwansyah menutup acara.
Optimisme yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Bappeda, yang menyebut sinergi ini sebagai fondasi penting untuk mewujudkan visi pembangunan Aceh Barat yang berkelanjutan.
Editor: Akil