DWP Aceh Didorong Adaptif dan Inovatif Hadapi Perubahan Zaman

Share

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang terus berkembang. Hal ini menjadi penekanan utama Plt Ketua DWP Aceh Sukmawati dalam sambutannya pada Rapat Kerja DWP se-Aceh Tahun 2024 yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (9/12/2024).

“Tantangan DWP di masa mendatang tidaklah ringan. Sebagai mitra strategis pemerintah, DWP harus berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti masyarakat miskin dan anak-anak yang terdampak stunting,” ujar Sukmawati.

Kolaborasi untuk Program Berdampak

Sukmawati menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah dan sektor swasta dalam menjalankan program-program yang memberikan dampak nyata. Ia mendorong DWP Aceh untuk merumuskan program kerja yang selaras dengan visi pembangunan nasional dan daerah, termasuk visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”

“Pemberdayaan masyarakat miskin harus menjadi fokus. Kita perlu mendorong kemandirian mereka melalui pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, hingga dukungan sosial,” tambah Sukmawati.

Penanganan Stunting Jadi Prioritas

Selain pemberdayaan ekonomi, isu stunting juga menjadi perhatian utama. Sukmawati meminta DWP di semua tingkatan untuk terlibat aktif dalam penyuluhan gizi, pemberian makanan bergizi gratis di sekolah dan pesantren, hingga kampanye edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat.

“Isu ini harus menjadi prioritas dalam program kerja kita. Dengan langkah konkret, kita dapat membantu mengurangi angka stunting di Aceh,” tegasnya.

Peningkatan SDM Perempuan

Sukmawati juga menyoroti pentingnya pengembangan kapasitas perempuan sebagai upaya menciptakan generasi yang lebih berdaya. Pendidikan, pelatihan, dan program pengembangan keterampilan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan di Aceh.

“Dengan SDM perempuan yang unggul, kita akan mampu menghadapi tantangan zaman dan menciptakan perubahan positif di masyarakat,” kata Sukmawati optimis.

Rangkaian Kegiatan Lainnya

Rapat kerja ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, seperti bazaar UMKM dan donor darah. Sebelumnya, Ketua DWP Aceh bersama Penasehat DWP Aceh, Safriati, turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sangat sederhana bagi Samsidar, warga Gampong Panton Makmu, Kecamatan Krueng Sabe, Aceh Jaya.

Sukmawati berharap rapat kerja ini menghasilkan program-program yang relevan dan bermanfaat tidak hanya bagi ASN dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Aceh secara luas.

“Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, saya yakin kita mampu menghadapi tantangan ini dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Akil

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News