NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Usai bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh kembali menggelar pembinaan rutin Al-Qur’an bagi para mualaf yang dirangkai dengan kegiatan halalbihalal, Selasa (7/6/2026).
Kegiatan berlangsung ba’da salat Ashar di Mushalla Al Bayan DSI Kota Banda Aceh. Program ini merupakan agenda lanjutan untuk memastikan pendampingan keagamaan bagi mualaf tetap berjalan secara konsisten setelah Ramadhan.
Pembinaan dipandu oleh Kepala Seksi Bina Aqidah DSI Kota Banda Aceh, Niyyatinur, S.HI., M.H., serta didampingi Ustazah Nurlaina, ST., M.IP yang turut membimbing para peserta dalam belajar membaca Al-Qur’an.
Materi yang diberikan meliputi tahsin bacaan Al-Qur’an, pemahaman dasar aqidah, serta penguatan ibadah harian pasca-Ramadhan. Para mualaf dibagi ke dalam dua kelompok untuk memudahkan proses pembinaan sekaligus mendapatkan motivasi agar tetap istiqamah.
“Alhamdulillah, setelah sebulan penuh kita digembleng di Ramadhan, semangat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an harus tetap kita jaga. Momentum halal bihalal ini kita manfaatkan untuk saling menguatkan dan memaafkan,” ujar Niyyatinur.
Selain pembinaan mengaji, kegiatan juga diisi dengan halalbihalal dan ramah tamah antara mualaf dan jajaran DSI Kota Banda Aceh. Suasana penuh keakraban diharapkan mampu mempererat ukhuwah islamiyah dan menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara peserta.
Pembinaan rutin yang dilaksanakan setiap Selasa ini tidak hanya menjadi sarana belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah silaturahmi dan penguatan mental spiritual bagi para mualaf.
“Harapannya, para mualaf semakin mantap menjalankan ajaran Islam dan istiqamah dalam beribadah meskipun Ramadhan telah berlalu,” katanya.
Ustazah Nurlaina turut mengingatkan pentingnya menjaga semangat Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dan terus menjaga semangat Ramadhan dengan membersamai Al-Qur’an, dengan membacanya dan mempelajari maknanya,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Ag., M.Pd, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para mualaf. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan peserta.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya menjaga nilai-nilai Ramadhan agar tetap hidup dalam keseharian masyarakat, khususnya bagi para mualaf di Banda Aceh.



