Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Ajak Penggunaan QRIS Tanpa Biaya Admin Selama PON

Share

NUKILAN.id | Banda Aceh — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, mendorong agar penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin gencar dilaksanakan selama Pekan Olahraga Nasional (PON). Dalam rapat koordinasi yang diadakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Almuniza mengungkapkan harapannya agar transaksi menggunakan QRIS di event ini digratiskan dari biaya administrasi.

“Penggunaan QRIS tidak hanya memudahkan transaksi selama PON berlangsung, tetapi juga dapat membantu perekonomian daerah menjadi lebih terstruktur,” ujar Almuniza. Ia menekankan pentingnya sosialisasi QRIS bagi pelaku usaha agar para kontingen, pengunjung, dan wisatawan dapat melakukan transaksi dengan mudah.

Rapat yang berlangsung pada Kamis (8/8) tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, serta SKPA dan SKPD terkait. Almuniza juga merespons instruksi Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, yang meminta instansi terkait untuk memfasilitasi penggunaan QRIS dan sistem pembayaran elektronik lainnya di tempat usaha.

Selama PON, Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh berencana menambah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan merchant QRIS di beberapa lokasi strategis. Almuniza berharap agar penggunaan QRIS selama PON berjalan lancar tanpa kendala.

“Diperlukan tim kecil yang dapat berkoordinasi langsung dengan Bank Indonesia untuk mendata pelaku usaha yang belum menyediakan layanan pembayaran online agar segera beralih ke QRIS,” tambahnya.

Selain itu, Almuniza juga meminta kepada bank untuk mempertimbangkan penghapusan biaya administrasi selama PON sebagai momen untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif yang menggunakan QRIS. “Kami berharap dengan langkah ini, para pelaku ekonomi kreatif dapat lebih termotivasi untuk memanfaatkan QRIS,” jelasnya.

Selama penyelenggaraan PON, Aceh juga akan menggelar 18 event wisata yang diselenggarakan oleh Disbudpar, Balai Pelestarian Kebudayaan, UMKM, Kemenparekraf RI, serta Kemendikbudristek RI.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran (TIKSP) Bank Indonesia Provinsi Aceh, Rachmat Ryanto, menambahkan bahwa penggunaan QRIS lebih transparan dan efisien. “Kita harus memastikan bahwa tamu yang datang ke Aceh merasa nyaman, dan penggunaan QRIS akan mendukung hal tersebut,” tuturnya.

Dengan segala persiapan yang dilakukan, harapan besar tertuju pada kesuksesan penggunaan QRIS selama PON sebagai langkah maju bagi perekonomian Aceh.

spot_img
spot_img

Read more

Local News