Dekan FKM Unmuha Bagikan Tips Memilih Takjil Sehat untuk Berbuka Puasa

Share

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Basri Aramiko, membagikan tips aman dan sehat untuk berbuka puasa. 

Ia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kebersihan dan higienis makanan takjil, serta menghindari makanan yang mengandung 4P yaitu pemanis, pengawet, penyedap, dan pewarna buatan.

“Untuk takjil secara umum memang diharap akan bersih dan higienis kemudian pengolahan tidak mengandung 4 P pemanis, pengawet penyedap dna pewarna dan itu sebisa mungkin diminimalisir di ambang batas,” kata Basri saat diwawancarai Nukilan, Rabu (14/3/2024).

Selain itu, masyarakat yang berpuasa disarankan untuk mengonsumsi makanan karbohidrat sederhana, seperti kurma, karena rendah lemak dan cukup mengembalikan energi.

“Hindari makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan,” terangnya.

Untuk berbuka, kata Basri, timun dan cincau disarankan karena dapat membantu mengurangi asam lambung, sedangkan minuman yang dijual harus menggunakan bahan alami dan proses pembuatannya harus dipastikan bersih dari kuman dan bakteri.

“Timun dan cincau bagus untuk berbuka karena bagi penderita lambung dapat meminimalisir asam lambung, karena serat yang tegantung sangat tinggi. Sama hal nya jga dnegan kurma,” ungkap Basri

Pentingnya kemasan yang baik juga ditekankan, di mana makanan harus tertutup dengan baik dan sebaiknya menggunakan daun daripada bahan sintetis seperti plastik atau styrofoam yang berbahaya. 

Basri juga menyarankan untuk menghindari es yang berlebihan dalam minuman karena dapat mengganggu sistem pencernaan dan lambung.

“Nah untuk kemasannya pun jangan menggunakan sterofom dan plastikkarena itu berbahaya sebaiknya dibungkus dengan daun,” katanya.

Bagi penderita diabetes, disarankan untuk meminum air putih secara cukup untuk menormalkan tekanan darah, serta menghindari minuman kemasan yang tinggi kandungan gula.

“Sebaiknya memang untk penderita diabetes dapat membuat sendiri dna tidak meminum minuman kemasan karena kandungan kadar gulanya tinggi,” pungkasnya. 

Reporter: Rezi

spot_img
spot_img

Read more

Local News