NUKILAN.ID | Banda Aceh — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) bagi wilayah terdampak bencana di Aceh tidak akan mengalami pemotongan pada tahun anggaran 2026. Kepastian itu diperoleh setelah Dasco secara langsung menelepon Presiden Prabowo Subianto di sela rapat koordinasi penanganan bencana di Banda Aceh, kemudian menghubungkan pembicaraan tersebut dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Pak Ketua (Dasco) sudah telepon, dan Pak Presiden bilang setuju. Sudah kita hitung semuanya secara anggaran, bisa, tak ada masalah,” kata Purbaya di Banda Aceh, Sabtu, 10 Januari 2026.
Purbaya menjelaskan bahwa anggaran TKD tahun ini akan disalurkan penuh tanpa pemotongan, berbeda dengan kebijakan pada tahun sebelumnya. Bahkan, per 2 Januari 2026, pemerintah pusat telah mengirimkan dana sebesar Rp1,2 triliun kepada Pemerintah Provinsi Aceh serta kabupaten dan kota di wilayah tersebut. Dengan demikian, ketersediaan anggaran tidak lagi menjadi hambatan utama dalam proses penanganan dan pemulihan bencana.
Pada kesempatan yang sama, Dasco juga menyampaikan kesimpulan rapat bahwa mulai 10 Januari 2026, upaya pemulihan pascabencana di Sumatra akan berada di bawah komando Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
“Sehingga Satgas Pemulihan Bencana Sumatra, DPR akan menjalankan fungsi di bidang legislasi, anggaran, pengawasan, dan koordinasi,” ujar Dasco.
Pemerintah bersama DPR menargetkan seluruh roda pemerintahan di wilayah Sumatra yang terdampak bencana dapat kembali berjalan normal sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Seluruh proses pemulihan diupayakan tuntas maksimal sebelum Idulfitri.
“Dan seluruh daerah terdampak telah tersentuh secara bertahap dan dapat dimaksimalkan agar dapat selesai tertanggulangi diusahakan sebelum Lebaran,” pungkas Dasco.

