Friday, December 9, 2022

Daftar Lima Provinsi Penghasil Kopi Terbesar di Indonesia

Nukilan.id – Pada tahun 2020, International Coffee Organization merilis laporan mengenai negara apa saja yang ada di posisi teratas sebagai penghasil kopi terbesar dunia. Hasilnya, Indonesia ada di peringkat 5 besar.

Lebih jelas, Indonesia ada di peringkat ke-empat tepat setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Detailnya, Indonesia tercatat menghasilkan sebanyak 11,95 juta karung kopi. Di sisi lain, setahun setelahnya BPS mencatat produksi kopi di Indonesia mencapai 774,60 ribu ton.

Lalu dari mana saja sebenarnya kopi-kopi yang dihasilkan Indonesia berasal? Berikut 5 provinisi penghasil kopi terbesar di RI:

Sumatra Selatan

Banyak diketahui jika pulau Sumatra jadi salah satu wilayah penghasil kopi terbesar di tanah air. Mengutip Republika, secara umum biji kopi asal Sumatra memiliki bentuk yang tebal, dengan tingkat keasaman yang rendah.

Daerah spesifik yang dikenal punya perkebunan kopi paling besar adalah Sumatra Selatan. Provinsi Sumatra Selatan punya luas lahan perkebunan kopi sebesar 249.963 hektare, di mana mayoritas produksinya berasal dari perkebunan rakyat.

Membahas lokasi spesifik, kawasan perkebunan kopi populer di Sumsel dapat dijumpai di Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, dan Empat Lawang. Sedangkan untuk jenis kopi yang unggul di provinsi ini sendiri berjenis robusta.

Lampung

Sama halnya seperti Sumsel, robusta juga jadi jenis kopi yang populer dihasilkan di Lampung. Luas perkebunan kopi di provinsi ini sendiri mencapai 156.836 hektare. Dengan luas perkebunan sebesar itu, hasil panennya disebut mampu menyumbang sebanyak 17,44 persen dari keseluruhan komoditas kopi yang dihasilkan Indonesia.

Contoh perkebunan kopi yang terkenal dan cukup besar di Lampung dapat dijumpai di Ulu Belu. Di mana hasil panennya tak hanya tersebar di pasar nasional, namun juga pasar internasional denngan keberhasilan ekspor ke luar negeri.

Aceh

Mendengar nama Aceh, jenis kopi yang pasti otomatis langsung terlintas di pikiran adalah kopi gayo. Ada yang menyebut, kopi dari Aceh juga menjadi primadona dalam dunia perkopian. Di wilayah Aceh Tengah terdapat dataran tinggi gayo yang dikenal menjadi pusat tumbuhnya kopi jenis arabika berkualitas unggul.

Secara spesifik, disebutkan kalau luas area perkebunan kopi di Aceh mencapai 125.443 hektare. Sedangkan beberapa daerah spesifik penghasil kopi dapat ditemui di Kabupaten Aceh Tengah, Kab. Takengon, Kab. Gayo Lues, dan Kab. Bener.

Sumatra Utara

Dari seluruh jumlah komoditas kopi yang dihasilkan Indonesia, sekitar 9,9 persennya berasal dari Sumatra Utara. Luas perkebunan kopi yang ada di provinsi ini mencapai 95.263 hektare. Lebih detail, wilayah perkebunan kopi dapat dijumpai di kawasan Mandailing Natal atau Panyabungan.

Keunikan dari kopi asal Sumatra Utara adalah memiliki daya tarik yang amat besar, bahkan dilirik masyarakat dunia akibat cita rasanya. Salah satu jenis kopi yang populer dari provinsi ini adalah kopi arabika SSumatra Mandailing.

Jawa Timur

Berpaling dari pulau Sumatra, provinsi penghasil kopi lainnya juga dapat dijumpai di Jawa Timur. Provinsi satu ini memiliki total area perkebunan kopi mencapai 89.894 hektare. Seperti yang diketahui, Jawa Timur sendiri merupakan wilayah yang banyak memiliki gunung api.

Abu vulkanik yang muncul dari berbagai erupsi di kawasan Jawa Timur diyakini menyuburkan tanah, sehingga area perkebunan kopi di Jawa dianggap tak kalah unggul dari yang ada di Sumatra. Secara keseluruhan, disebutkan bahwa produksi kopi di Jawa Timur menyumbang sebesar 9,7 persen dari total komoditas kopi yang dihasilkan Indonesia. [GNFI]

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img