NUKILAN.ID | BIREUEN – Anggota DPRA daerah pemilihan (Dapil) Bireuen, Rusydi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, menyalurkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, kepada para pengungsi korban banjir dan tanah longsor yang masih bertahan di halaman Kantor Bupati Bireuen, Sabtu (14/3/2026) malam.
Mengutip KabarBireuen.com, penyaluran bantuan tersebut turut didampingi Anggota DPRK Bireuen, Samsul Admi. Bantuan diserahkan langsung kepada para pengungsi yang hingga kini masih bertahan di lokasi tersebut.
Bantuan dari Gubernur Aceh yang disalurkan melalui Ceulangiek bersama Menteri KPA itu berupa berbagai kebutuhan pokok. Di antaranya puluhan sak beras, mi instan, minyak goreng, air minum dalam kemasan, kompor gas, tabung gas elpiji 3 kilogram, ikan sarden, mi instan kemasan cup, kurma, serta sejumlah kebutuhan lainnya.
Perwakilan pengungsi yang bertahan di Kantor Bupati Bireuen, M. Amin, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Gubernur Aceh kepada para korban bencana.
Warga Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen itu juga berharap pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi para pengungsi yang hingga kini masih hidup dalam keterbatasan.
“Kami terpaksa mengungsi ke kantor bupati karena hak-hak kami belum terpenuhi. Bahkan saya pribadi sampai sekarang belum menerima DTH,” ujar M. Amin.
Ia menjelaskan, rumah yang sebelumnya ditempatinya telah hilang akibat banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
“Namun hingga hari ini kami belum mendapatkan hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap),” tambahnya.
Sementara itu, Rusydi Mukhtar menyatakan bahwa memperjuangkan nasib para pengungsi merupakan tanggung jawab moral sekaligus kewajibannya sebagai wakil rakyat.
Mantan Ketua DPRK Bireuen itu juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bireuen agar segera menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi para korban bencana.
“Bupati perlu mempelajari kembali persoalan ini dan memanggil para kepala desa yang terdampak bencana, agar persoalan seperti DTH, jadup, maupun bantuan lainnya bisa segera diselesaikan,” kata Ceulangiek.
Ia menegaskan bahwa kunjungannya ke lokasi pengungsian di halaman Kantor Bupati Bireuen tidak memiliki muatan politik.
“Kami datang ke sini murni atas dasar kemanusiaan, tidak ada unsur politik sama sekali,” pungkasnya.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.










