NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengapresiasi penyelenggaraan Pasar 1001 Malam di Kota Banda Aceh. Program tersebut dinilai mampu mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Cak Imin, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh pada November lalu menjadi ujian berat bagi masyarakat dan berdampak pada aktivitas ekonomi. Banyak warung kecil terpaksa tutup, usaha rumahan berhenti berproduksi, hingga aktivitas pasar rakyat mengalami penurunan.
“Kini lima bulan telah berlalu, proses pemulihan akan terus kita lakukan, dan kita semua pemerintah berkomitmen untuk terus mempercepat proses pemulihan ekonomi pasca bencana, terutama bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Aceh,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan melalui video yang ditayangkan dalam Festival Pasar 1001 Malam di Banda Aceh pada Jumat.
Peluncuran Pasar 1001 Malam ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Program ini juga merupakan langkah Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui program tersebut, pemerintah mendorong pemanfaatan aset idle atau aset yang belum dimanfaatkan secara optimal, baik milik pemerintah, BUMN, maupun swasta, agar dapat digunakan sebagai ruang usaha bagi pelaku UMKM di lokasi yang strategis.
“Pasar 1001 Malam menjadi solusi biaya sewa yang terjangkau, yang semula mahal sekaligus menjadi bisa diikuti semua para usaha kecil dan menengah kita. Sehingga lokasi-lokasi itu menjadi ekonomi hub yang dapat mendatangkan konsumen lebih banyak lagi,” jelas Cak Imin.
Ia menambahkan, pertumbuhan UMKM diharapkan dapat membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Selain itu, Cak Imin juga mendorong pemerintah daerah untuk mereplikasi inisiatif Pasar 1001 Malam dengan memanfaatkan fasilitas publik sebagai ruang usaha bagi pelaku UMKM, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.
Ke depan, Pasar 1001 Malam diharapkan tidak hanya berlangsung pada bulan Ramadan, tetapi juga dapat diselenggarakan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi rakyat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat juga akan menyalurkan sejumlah bantuan, di antaranya pangan olahan siap saji bagi penyintas banjir, serah terima 103 unit hunian sementara (huntara) hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat, serta 253 unit huntara dari kerja sama dengan DT Peduli. Selain itu, bantuan 1.000 kitab kuning juga akan disalurkan untuk pesantren di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.










