Bupati Aceh Utara Pastikan Ratusan Sekolah Terdampak Banjir Mulai Aktif Belajar 5 Januari

Share

NUKILAN.ID | LHOKSUKON — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mempercepat pembersihan lumpur di sekolah dan fasilitas umum pascabanjir agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan pada awal semester. Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa memastikan sebanyak 516 sekolah terdampak banjir kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar mulai Senin (5/1/2026).

Proses pembersihan melibatkan masyarakat, relawan, TNI/Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah tersebut dilakukan seiring dimulainya tahun ajaran baru.

“Saya pastikan 516 sekolah berbagai jenjang pendidikan terdampak banjir sudah mulai belajar. Ini sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI,” ujar Ayahwa, Minggu (4/1/2026).

Dari total sekolah tersebut, 345 sekolah dapat melaksanakan pembelajaran secara normal, 242 sekolah melaksanakan pembelajaran dengan sistem lesehan, tiga sekolah menggunakan tenda darurat, 20 sekolah menjalankan sistem belajar bergantian, dan lima sekolah melakukan kunjungan belajar ke lokasi pengungsian.

Untuk menunjang kegiatan belajar, pemerintah daerah masih berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait kebutuhan perlengkapan sekolah bagi para siswa.

“Kita butuh 73 ribu perlegkapan sekolah (seragam, sepatu, tas, buku),” kata Ayahwa.

Ia juga menjelaskan bahwa sebanyak 345 sekolah menggunakan kurikulum reguler, sementara sisanya menerapkan kurikulum darurat.

“Kurikulum darurat artinya, guru dan peserta didik boleh datang ke sekolah tanpa seragam, gunakan pakaian sehari-hari dan boleh juga pakai sandal,” jelasnya.

Ayahwa turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara.

“Terima kasih pada semua pihak atas dukungan selama banjir di Kabupaten Aceh Utara. Semua kerja keras itu tentu sangat membantu meringankan beban rakyat Aceh Utara,” pungkasnya. (XRQ)

Read more

Local News