NUKILAN.id | Jantho – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kediaman pribadi Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, di Gampong Ajuen Lam Hasan, Kecamatan Peukan Bada, pada Rabu (2/4/2025). Open house yang digelar dalam rangka Idul Fitri 1446 H ini menjadi ajang silaturahmi antara bupati dengan masyarakat serta para pejabat daerah.
Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan tampak antusias menghadiri acara tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk berbincang langsung dengan pemimpin daerah mereka, menyampaikan harapan, serta memberikan doa terbaik bagi kemajuan Aceh Besar.
“Open house ini menjadi wadah bagi kita semua untuk mempererat tali persaudaraan. Lebaran adalah momentum yang tepat untuk saling memaafkan dan membangun kebersamaan. Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan masyarakat dan merasakan kehangatan Idul Fitri bersama-sama,” ujar Muharram Idris.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh agama, pejabat daerah, serta pemimpin organisasi kemasyarakatan, yang semakin menambah kekhidmatan suasana. Berbagai hidangan khas Aceh, seperti kuah beulangong, sate matang, dan aneka kue tradisional, disajikan untuk menyambut para tamu.
Sehari sebelumnya, pada hari kedua Idul Fitri, Bupati Muharram Idris bersama Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, telah menggelar open house di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho. Acara tersebut turut dihadiri pejabat pemerintahan, unsur Forkopimda, serta masyarakat setempat.
“Kegiatan open house ini tidak hanya untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan rakyat, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi yang lebih baik guna mewujudkan Aceh Besar yang lebih maju dan sejahtera,” tambah Muharram.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Besar, Rita Mayasari, juga menyampaikan harapannya agar tradisi ini terus berlanjut sebagai ajang mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah.
“Momen silaturahmi seperti ini sangat penting, terutama untuk membangun komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Saya berharap tradisi seperti ini terus dijaga karena dapat mempererat rasa kekeluargaan,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai open house bisa menjadi kesempatan bagi TP-PKK untuk lebih dekat dengan masyarakat serta mensosialisasikan berbagai program sosial kemasyarakatan. “Selain bersilaturahmi, ini juga menjadi kesempatan bagi kami di TP-PKK untuk lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta mensosialisasikan program-program yang dapat mendukung kesejahteraan keluarga,” tambah Rita.
Dengan adanya open house ini, diharapkan hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat semakin erat, menciptakan lingkungan yang harmonis, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Aceh Besar yang lebih baik.
Editor: Akil