NUKILAN.ID | MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, merespons polemik penunjukan Indra Gunawan sebagai Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Persiapan Peunaga Baro, Kecamatan Meureubo. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai solusi untuk meredam konflik dua kelompok yang saling berseberangan.
Tarmizi menjelaskan, penanganan persoalan di tingkat gampong sebelumnya telah diserahkan kepada Camat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Barat. Namun, situasi menjadi kompleks setelah muncul dua kelompok yang masing-masing mengusulkan nama Pj Keuchik.
“Saya hanya memberi saran kemaren ketika ada usulan Pj Keuchik dari dua kelompok komplek buddha Tzu Chi. Untuk tidak menerima usulan salah satu kelompok, karena nanti akan muncul konflik internal gampong,” ujarnya.
Menurutnya, langkah menunjuk figur dari luar gampong merupakan opsi paling netral untuk menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
“Solusi terbaik adalah mengirim orang lain dari kabupaten sebagai jalan tengah. Kalau ada yang kecewa itu wajar,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pj Keuchik yang ditunjuk diharapkan bekerja secara profesional dalam membantu proses pembentukan dan pengelolaan gampong persiapan, tanpa membawa kepentingan kelompok tertentu.
“Yang jelas sekarang Pj akan bekerja untuk membantu desa persiapan tanpa ada kepentingan lain, apalagi kepentingan kelompok,” tegas Tarmizi.
Sebelumnya, penunjukan Indra Gunawan sebagai Pj Keuchik Gampong Persiapan Peunaga Baro memicu pro dan kontra di tengah masyarakat. Aksi penolakan bahkan berujung pada penyegelan kantor desa pada Kamis (8/4/2026).
Penolakan tersebut datang dari kelompok Ketua Pemuda dan sejumlah aparatur gampong yang diberhentikan oleh Pj Keuchik. Selain itu, dilakukan pula penunjukan perangkat gampong baru dari kelompok lain yang sebelumnya juga pernah diberhentikan.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News



