Banjir Rendam Jalur Weh Porak, Akses Bireuen–Takengon Lumpuh Total

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bener Meriah sejak Minggu sore menyebabkan banjir merendam ruas jalan di kawasan Weh Porak, Kecamatan Pintu Rime Gayo. Luapan air sungai yang diduga akibat gorong-gorong tersumbat menutup badan jalan dan membuat arus lalu lintas lumpuh total.

Genangan air yang cukup tinggi membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak berani melintas. Sejumlah pengendara terpaksa memutar balik karena khawatir terseret arus.

“Luapan air sungainya cukup parah, menutup badan jalan, sangat berisiko kalau dipaksa lewat,” ujar Mahdi, seorang pengendara yang hendak menuju Banda Aceh.

Ia mengaku akhirnya membatalkan perjalanan dan kembali ke arah Takengon. Mahdi menyebut jalur Weh Porak saat ini menjadi satu-satunya akses alternatif menuju wilayah Aceh Tengah.

Pasalnya, Jembatan Enang-Enang di ruas jalan nasional masih belum dapat dilintasi sejak rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu. Sementara itu, jalur lain melalui eks KKA di Aceh Utara juga dalam kondisi rusak parah.

Terputusnya akses jalan ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian terhambat, mobilitas warga terganggu, hingga sektor pariwisata ikut terdampak.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar jalur penghubung kembali normal.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bener Meriah menyatakan telah menurunkan alat berat ke lokasi untuk menangani luapan air. Proses penanganan masih berlangsung, namun arus lalu lintas hingga kini belum dapat dilalui.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi memicu banjir maupun longsor di sejumlah titik.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News