Saturday, July 20, 2024

ATM Menjadi Pilar Ekonomi Desa: Jawa Barat Memimpin, Aceh di Peringkat 9

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kemajuan teknologi perbankan telah mengubah peran mesin ATM dari sekadar alat penarikan uang tunai menjadi pangkalan aktivitas keuangan yang lebih luas. Selain memudahkan penarikan tunai, kini ATM juga memfasilitasi transfer dana, pembayaran tagihan, dan bahkan pengecekan saldo secara sederhana.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Nukilan.id, di seluruh Indonesia, Aceh menempati peringkat sembilan dengan 388 desa yang dilengkapi ATM, Sementara itu, Jawa Barat menempati peringkat teratas dengan 1.922 desa yang dilengkapi dengan ATM. Ini mencerminkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, dengan tambahan 239 desa. Sementara itu, Jawa Timur berada di peringkat kedua dengan 1.907 desa yang dilengkapi ATM, menunjukkan pertumbuhan sebesar nan% dari periode sebelumnya.

Provinsi-provinsi lain yang juga mencatatkan lonjakan signifikan adalah Sumatera Utara dengan 745 desa (naik 35,59%), dan Sulawesi Selatan dengan 573 desa. Di sisi lain, beberapa provinsi seperti Jawa Tengah mengalami penurunan jumlah desa yang memiliki ATM, tetapi tetap kuat dengan 1.797 desa yang terlayani.

Berikut ini adalah daftar 10 provinsi yang mencatatkan jumlah desa yang memiliki atm dengan jumlah tertinggi:

  1. Jawa Barat: Memimpin daftar dengan 1.922 desa yang sudah dilengkapi dengan ATM, menunjukkan tingkat aksesibilitas layanan keuangan yang luas di wilayah ini.
  2. Jawa Timur: Mengikuti dengan 1.907 desa yang telah memiliki fasilitas ATM, menunjukkan penyebaran yang merata dari layanan perbankan di seluruh provinsi.
  3. Jawa Tengah: Menyusul dengan 1.797 desa yang sudah terjangkau oleh layanan ATM, mendukung inklusi keuangan di pedesaan Jawa Tengah.
  4. Sumatera Utara: Terdapat 745 desa yang sudah dilengkapi dengan ATM, memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat pedesaan di Sumatera Utara.
  5. Banten: Memiliki 586 desa dengan fasilitas ATM, menunjukkan komitmen dalam meningkatkan layanan perbankan di wilayah Banten.
  6. Sulawesi Selatan: Dengan 573 desa yang sudah memiliki ATM, Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan positif dalam pemerataan layanan keuangan.
  7. Lampung: Terdapat 412 desa di Lampung yang sudah dilengkapi dengan ATM, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan di daerah ini.
  8. Sumatera Selatan: Dengan 401 desa yang memiliki ATM, Sumatera Selatan terus berupaya untuk meningkatkan inklusi keuangan di daerah pedesaan.
  9. Aceh: Memiliki 388 desa dengan ATM, Aceh menunjukkan kemajuan dalam pemerataan layanan perbankan di wilayah yang terkenal dengan keberagaman geografisnya.
  10. Riau: Dengan 341 desa yang sudah dilengkapi ATM, Riau menggarisbawahi pentingnya akses terhadap layanan keuangan di daerah pedesaan.

Data ini mencerminkan upaya serius pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan di seluruh Indonesia, terutama di daerah pedesaan yang sebelumnya mungkin sulit dijangkau oleh layanan perbankan modern. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img