Amazon Ajukan Tawaran untuk Akuisisi TikTok

Share

NUKILAN.id | Jakarta – Raksasa teknologi dan e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon, dikabarkan mengajukan tawaran untuk membeli platform media sosial TikTok. Langkah ini muncul di saat tenggat waktu pembatasan kepemilikan China di TikTok semakin dekat.

Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh The New York Times pada Rabu (2/4/2025), yang menyebut bahwa Amazon telah mengirim surat penawaran kepada Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick. Namun, berbagai pihak yang terlibat dalam pembicaraan ini dikatakan tidak menganggap serius tawaran dari Amazon.

Amazon sendiri menolak memberikan komentar mengenai laporan tersebut. Sementara itu, TikTok dan perusahaan induknya, ByteDance, belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi dari Reuters.

Laporan ini berdampak pada pergerakan saham Amazon yang naik 1,3 persen di tengah lonjakan volume perdagangan setelah berita akuisisi mencuat.

Nama Baru dalam Perebutan TikTok

Amazon bukan satu-satunya pihak yang tertarik untuk mengambil alih TikTok. Beberapa perusahaan besar lainnya juga dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah serupa. Pemerintah AS sebelumnya menyatakan bahwa ada empat kelompok berbeda yang telah dihubungi terkait potensi pembelian TikTok, meskipun Presiden Donald Trump tidak mengungkapkan siapa saja mereka.

Salah satu kandidat utama dalam pembicaraan ini adalah perusahaan ekuitas swasta Blackstone, yang didukung oleh Susquehanna International Group dan General Atlantic. Mereka dikabarkan telah menyuntikkan modal baru untuk mengajukan tawaran atas bisnis TikTok di AS.

Selain itu, firma modal ventura Andreessen Horowitz juga disebut-sebut tengah menjajaki investasi baru dengan tujuan membeli TikTok.

Langkah Gedung Putih dalam Membatasi Kepemilikan China

Upaya akuisisi ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah AS yang menghendaki pemisahan TikTok dari kepemilikan China. Pembicaraan yang dipimpin oleh Gedung Putih mewajibkan entitas AS untuk mengendalikan kepemilikan TikTok, dengan batas kepemilikan China tidak boleh melebihi 20 persen.

Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, persaingan dalam mengambil alih TikTok semakin ketat. Apakah Amazon benar-benar akan maju dengan tawarannya atau hanya sekadar mencoba masuk dalam pusaran diskusi, masih menjadi tanda tanya besar di tengah ketidakpastian regulasi dan politik terkait TikTok di AS.

Editor: Akil

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News