NUKILAN.ID | CALANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menyiapkan lahan seluas 1,5 hektare untuk pembangunan unit layanan terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sekaligus Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Jaya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Deddy Tabrani, saat meninjau lokasi lahan di Aceh Jaya, Senin (4/5). Menurutnya, pembentukan unit layanan terpadu P4GN merupakan bagian dari program nasional dalam memperkuat respons pemerintah daerah terhadap ancaman narkoba.
“Pembentukan unit layanan terpadu P4GN di Kabupaten Aceh Jaya ini menjadi langkah strategis serta kolaborasi lintas sektor dalam memberi layanan cepat, tepat, dan menyeluruh kepada masyarakat,” kata Deddy Tabrani.
Ia menjelaskan, kehadiran unit layanan terpadu tersebut akan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, layanan rehabilitasi, hingga pengaduan terkait peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.
“Unit layanan terpadu P4GN tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman dan bahaya narkotika, zat adiktif, serta obat terlarang lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh operasional layanan terpadu tersebut demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang bersih dan bebas dari narkoba.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh layanan terpadu P4GN tersebut. Kami berharap layanan terpadu tersebut menjadi garda terdepan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba,” kata Safwandi.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya telah menyiapkan lahan seluas 1,5 hektare untuk dihibahkan sebagai lokasi pembangunan unit layanan terpadu P4GN sekaligus Kantor BNN Kabupaten Aceh Jaya.
“Dengan kehadiran Kantor BNN Kabupaten Aceh Jaya dan unit layanan terpadu P4GN tersebut diharapkan upaya penanganan narkoba dapat lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan,” kata Safwandi.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

