NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Galeri Dekranasda Aceh Besar meraih Juara I dalam penilaian Galeri Terbaik Dekranasda Kabupaten/Kota se-Aceh. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Aceh di Galeri Dekranasda Aceh, Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).
Dalam penilaian tersebut, Dekranasda Kabupaten Pidie berada di posisi kedua, sementara Dekranasda Aceh Selatan meraih Juara III.
Plakat penghargaan Juara I diserahkan langsung Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman atau Kak Ana, kepada Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj Rita Mayasari.
Prestasi itu menjadi apresiasi terhadap pengelolaan Galeri Dekranasda Aceh Besar yang selama ini dimanfaatkan untuk mempromosikan produk kerajinan serta karya pelaku usaha kreatif daerah.
Galeri tersebut menampilkan beragam produk hasil karya perajin Aceh Besar. Kehadirannya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemasaran dan pajangan produk, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kerajinan serta potensi ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Produk yang dipamerkan turut menggambarkan kekayaan budaya Aceh Besar. Kreativitas para perajin menjadi salah satu kekuatan yang dapat dikembangkan untuk memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang ekonomi.
Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, mengapresiasi penghargaan yang diterima pihaknya. Ia menilai capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan terhadap perajin dan pelaku UMKM.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak dan berbuat lebih baik. Kami optimistis potensi kerajinan Aceh Besar akan semakin berkembang, baik dari sisi kualitas, kreativitas maupun pemasaran,” ujarnya.
Menurut Rita, pengembangan produk kerajinan perlu berjalan seiring dengan inovasi agar mampu mengikuti kebutuhan pasar, tanpa menghilangkan karakter dan nilai budaya yang menjadi ciri khas daerah.
“Kita ingin produk kerajinan Aceh Besar tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas. Karena itu, pembinaan, promosi, peningkatan kualitas dan inovasi akan terus kita perkuat,” katanya.
Ia berharap keberhasilan meraih posisi pertama tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi Dekranasda Aceh Besar. Penghargaan itu diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih besar bagi produk perajin dan pelaku usaha kreatif.
“Ini bukan akhir, tetapi awal untuk melangkah lebih jauh. Dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, kita optimistis kerajinan Aceh Besar semakin maju, semakin dikenal, dan mampu memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

