Semen Langka di Sejumlah Daerah Aceh, Produsen Sebut Dipicu Lonjakan Permintaan

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kelangkaan semen berbagai merek yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir disebut dipicu meningkatnya permintaan di beberapa titik distribusi. Hal tersebut disampaikan pihak PT Solusi Bangun Andalas selaku produsen Semen Andalas.

General Manager PT Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa mengatakan, lonjakan permintaan menyebabkan stok di sejumlah titik distribusi lebih cepat terserap dibanding biasanya.

“Dalam beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan permintaan semen di sejumlah wilayah Aceh yang berdampak pada percepatan penyerapan stok di beberapa titik distribusi. Perusahaan terus melakukan penyesuaian pasokan agar kebutuhan pelanggan dapat segera terpenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan, operasional pabrik hingga kini tetap berjalan normal. Perusahaan juga terus mengoptimalkan distribusi agar kebutuhan semen di daerah yang mengalami kekurangan pasokan dapat segera dipenuhi.

Selain itu, Adi menegaskan perusahaan tidak melakukan penyesuaian harga jual semen dari pabrik.

“Perusahaan tidak melakukan perubahan harga jual produk yang keluar dari pabrik. Adapun harga di tingkat pengecer dipengaruhi berbagai faktor dalam rantai distribusi yang berada di luar kewenangan penetapan harga oleh perusahaan,” jelasnya.

Menurutnya, perusahaan memahami kondisi tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang sedang membutuhkan semen. Karena itu, bersama distributor dan mitra logistik, perusahaan terus berupaya mempercepat distribusi.

“Karena itu perusahaan bersama jaringan distributor dan mitra logistik terus mengoptimalkan distribusi guna mempercepat pemenuhan pasokan di wilayah yang mengalami percepatan penyerapan stok, sekaligus memastikan proses distribusi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Adi.

Ia menambahkan, perusahaan tetap berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan semen di Aceh.

“Solusi Bangun Andalas berkomitmen menjaga keandalan pasokan melalui optimalisasi produksi dan distribusi serta terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan pelanggan di Aceh dapat terpenuhi secepat mungkin,” lanjutnya.

Sebelumnya, kelangkaan semen dilaporkan terjadi di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Utara. Kondisi tersebut turut mendorong kenaikan harga semen hingga sekitar 25 persen di sejumlah daerah.

Harga Semen Andalas yang sebelumnya berada di kisaran Rp57.000 hingga Rp60.000 per sak kini dijual antara Rp75.000 hingga lebih dari Rp105.000. Sementara itu, Semen Merah Putih naik dari sekitar Rp53.000 menjadi Rp80.000 per sak, sedangkan Semen Padang telah menembus Rp95.000 per sak.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News