Siswa Sabang Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026, Wakili Aceh ke Tingkat Nasional

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Adif Fata Amrullah, siswa SMA Negeri 1 Kota Sabang, meraih Juara I dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026. Bersama peraih Juara II, Adif akan mewakili Aceh pada ajang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Pengumuman pemenang disampaikan pada acara penutupan kegiatan yang digelar Dinas Perhubungan Aceh di Banda Aceh, Kamis (9/7), setelah para peserta mengikuti rangkaian seleksi dan pembekalan selama empat hari.

Mengusung tema “Inovasi, Teknologi, dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan inovasi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, ST., MT., mengapresiasi seluruh peserta yang telah menampilkan berbagai gagasan dan inovasi di bidang keselamatan transportasi.

“Adik-adik kita membuktikan bahwa di era digital, generasi muda bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan menghadirkan solusi bagi keselamatan di jalan raya. Inovasi, teknologi, dan komitmen yang mereka miliki akan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Teuku Faisal.

Menurut Faisal, tahun ini sebanyak 21 pelajar dari 17 kabupaten/kota mengikuti seleksi tingkat provinsi. Ia berharap seluruh kabupaten/kota di Aceh dapat berpartisipasi pada penyelenggaraan berikutnya agar semakin banyak pelajar memperoleh pengalaman dan manfaat dari kegiatan tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa ajang Pelajar Pelopor bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk membangun jejaring dan semangat bersama dalam meningkatkan budaya keselamatan berlalu lintas.

“Mulai hari ini kalian bukan hanya peserta, tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga besar Dinas Perhubungan Aceh. Banyak alumni Pelajar Pelopor yang terus berkontribusi di tengah masyarakat. Karena itu, tularkan ilmu, pengalaman, dan semangat keselamatan kepada teman-teman di sekolah maupun lingkungan sekitar,” ujar Faisal.

Faisal berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif mengampanyekan budaya tertib berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun melalui media sosial, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Zero Accident di Aceh.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Aceh, Diana Devi, menjelaskan penilaian dilakukan secara menyeluruh oleh dewan juri dengan mempertimbangkan karya tulis ilmiah, kemampuan presentasi, kepemimpinan, hingga inovasi di bidang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Selama mengikuti kegiatan di Banda Aceh, para peserta menerima pembekalan mengenai psikologi, kepemimpinan, keselamatan berlalu lintas, etika transportasi, komunikasi dan presentasi, kunjungan lapangan, serta pengalaman menggunakan layanan Trans Koetaradja.

“Mereka merupakan pelajar terbaik dari daerah masing-masing. Seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan yang sangat baik. Juara I akan mewakili Aceh pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang,” ujar Devi.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari Dinas Perhubungan Aceh, Ditlantas Polda Aceh, dan PT Jasa Raharja berdasarkan karya tulis ilmiah, kemampuan presentasi, serta inovasi teknologi yang diajukan peserta.

Berdasarkan hasil penilaian, Adif Fata Amrullah dari SMA Negeri 1 Kota Sabang ditetapkan sebagai Juara I. Juara II diraih Izzaty Hilma dari SMA Negeri Modal Bangsa Aceh, sedangkan Juara III diraih M. Farras Hilmi dari SMA Negeri 1 Kabupaten Bireuen.

Panitia juga menetapkan sejumlah penerima penghargaan khusus, yakni Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat dan Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil sebagai Pembina Terbaik, Cut Alisa Zahara dari SMA Negeri 1 Dewantara Kabupaten Aceh Utara sebagai Best Content Video, Syifaa Althafunnisa dari MAN Insan Cendekia Kabupaten Aceh Timur sebagai peraih Kategori Sosial Budaya Terbaik, serta Muhammad Fadhlan dari SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil sebagai peraih Kategori Teknologi Terbaik.

Seluruh pemenang memperoleh sertifikat penghargaan dan beasiswa sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Acara penutupan dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Aceh, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh, para Kepala Dinas Perhubungan kabupaten/kota, mitra kerja Dinas Perhubungan Aceh, serta pejabat struktural di lingkungan Dinas Perhubungan Aceh.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari PT Jasa Raharja, PT Capella Dinamik Nusantara, PT Aceh Global Transport, dan PT Pembangunan Aceh (PEMA).

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News