Pengurus APINDO Aceh Dikukuhkan di Anjong Mon Mata Malam Ini

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Aceh dijadwalkan dikukuhkan pada Kamis (21/5/2026) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Prosesi pengukuhan itu menjadi rangkaian lanjutan dari Business Forum bertema “Kolaborasi UMKM: Sinergi Pendampingan dan Akselerasi Digital untuk Meningkatkan Daya Saing” yang digelar di Grand Hotel Permata Hati.

Ketua DPP APINDO Aceh, Haji Ramli, menyampaikan bahwa prosesi pengukuhan direncanakan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk unsur Pemerintah Aceh. Ia mengatakan Gubernur Aceh semula dijadwalkan hadir, namun kemungkinan memiliki agenda lain di luar daerah.

“Rencananya yang berhadir Bapak Gubernur Aceh. Namun kemungkinan beliau sudah ada agenda lain di luar daerah, sehingga mudah-mudahan nanti malam Wakil Gubernur Aceh bisa hadir,” katanya.

Ramli menjelaskan, pemilihan Anjong Mon Mata sebagai lokasi pengukuhan dilakukan secara sengaja karena memiliki nilai historis dan simbolis yang dekat dengan Pemerintah Aceh. Menurutnya, lokasi tersebut mencerminkan hubungan baik antara APINDO dan pemerintah daerah.

“Bagi kami, itu adalah simbol bahwa APINDO memiliki hubungan yang baik dengan Pemerintah Aceh. Kami ingin terus mendukung pemerintah dalam membangun ekonomi Aceh,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran dunia usaha tidak dapat dipisahkan dari agenda pembangunan daerah. Karena itu, APINDO ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi pengusaha, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian Aceh.

“Karena pengusaha bukan hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan Aceh ke depan menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Pengukuhan pengurus DPP APINDO Aceh malam ini juga dijadwalkan dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APINDO, Shinta Widjaja Kamdani. Kehadiran pimpinan nasional APINDO itu dinilai menjadi sinyal kuat terhadap upaya mempererat sinergi antara dunia usaha pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News