NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 10 persen mulai 1 April 2026.
Informasi tersebut dipastikan tidak benar.
Berdasarkan penelusuran Nukilan.id, Bahlil tidak pernah mengumumkan kenaikan harga BBM seperti yang diklaim. Ia justru menanggapi isu terkait harga BBM non-subsidi. Penetapan harga BBM sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM tahun 2022 yang mengatur harga BBM industri dan non-industri.
BBM industri yang dimaksud antara lain bensin dengan RON 95 dan RON 98. Sementara itu, pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan, meskipun harga minyak mentah dunia mengalami fluktuasi.
Dengan demikian, harga BBM subsidi tetap, yakni Pertalite sebesar Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Kesimpulan: Hoaks.
Sumber: Kompas.com
Link Counter: https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/04/02/100100282/-klarifikasi-tidak-benar-bahlilumumkan-harga-bbm-naik-10-persen
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

