NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Poltekkes Kemenkes Aceh membuka kelas internasional yang ditujukan untuk mencetak tenaga kesehatan siap kerja di luar negeri. Program ini mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Ayani, saat melakukan kunjungan ke kampus tersebut.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolijah, serta Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh, Abdurrahman.
Dalam kesempatan itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka kelas internasional dengan orientasi penempatan kerja di luar negeri, khususnya di sektor kesehatan.
“Kami saat ini telah membuka Kelas Internasional dengan target bekerja di luar negeri sebagai Nurse, seperti ke Jepang, Qatar, Korea Selatan, dan lain lain,” ungkap Direktur dalam sambutannya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dinas Tenaga Kerja Aceh, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk menyukseskan program tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam menekan angka pengangguran melalui kolaborasi lintas sektor.
“Untuk menurunkan tingkat pengganguran terbuka di Aceh saat ini, Pemerintah Aceh sangat membutuhkan upaya dari setiap pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Wakil Menteri P2MI Christina Ayani menyoroti pentingnya memanfaatkan bonus demografi Indonesia melalui peningkatan kualitas tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global.
“Kami baru saja menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Kemendikbud, terutama dirjen vokasi melalui Program “SMK Go Global” yang akan berjalan dan membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder terkait, dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap untuk bekerja di luar negeri,” ungkap Christina.
Ia juga menilai peluang kerja di sektor kesehatan internasional masih terbuka lebar bagi tenaga kerja Indonesia.
“Hanya negara Filipina yang menjadi pesaing Indonesia dalam merebut pasar kerja luar negeri di sektor kesehatan. Ini menunjukkan peluang besar bagi lulusan kesehatan di Indoensia, terutama di Aceh untuk merebut pasar kerja tersebut,” tutup Wamen P2MI.
Kunjungan ke Poltekkes Kemenkes Aceh tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama para tenaga pengajar dan mahasiswa.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News



