Kemenag Aceh Terapkan WFH untuk Efisiensi, Layanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran. Kebijakan ini mengacu pada edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) serta Sekretaris Jenderal Kementerian Agama.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi, mengatakan bahwa skema WFH bukan hal baru. Kebijakan tersebut sebelumnya telah diterapkan saat pandemi Covid-19 dan terbukti mampu menjaga produktivitas aparatur sipil negara (ASN).

“WFH ini bukan libur, tetapi perpindahan tempat kerja dari kantor ke rumah masing-masing,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.

Azhari menegaskan, seluruh ASN tetap wajib menjalankan tugas dan fungsi secara optimal dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Selain itu, kebijakan ini juga mengatur pembatasan perjalanan dinas, khususnya pada hari Jumat, sebagai bagian dari langkah penghematan anggaran.

Ia memastikan, seluruh pegawai Kemenag Aceh tetap bekerja dari rumah dan harus siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk tugas kedinasan. Perangkat komunikasi pun diwajibkan selalu aktif guna mendukung koordinasi yang efektif.

“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik. Ini yang menjadi prioritas utama. Nanti kita menetapkan PIC perbidang untuk selalu siap jika ada pekerjaan yang harus diselesaikan segera,” tutup Azhari.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News