NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menjelaskan bahwa penumpukan penumpang di Pelabuhan Simeulue saat arus balik Lebaran terjadi karena tingginya konsentrasi masyarakat yang memilih rute penyeberangan menuju Calang, Aceh Jaya.
Faisal mengatakan, sebenarnya tersedia beberapa alternatif lintasan penyeberangan dari Simeulue ke daratan, tidak hanya ke Calang, tetapi juga ke Singkil dan Labuhan Haji. Namun, mayoritas penumpang tetap memilih satu tujuan, sehingga memicu antrean.
“Sebenarnya ada kapal yang juga melayani rute ke Singkil dan Labuhan Haji. Namun, sebagian besar penumpang memilih berangkat ke Calang, sehingga terjadi penumpukan ke satu tujuan,” ujar Faisal di Banda Aceh, Senin (30/03).
Ia menjelaskan, pada lintasan lain seperti ke Labuhan Haji dan Singkil, kapasitas angkutan masih tersedia. Bahkan, terdapat kapal yang belum terisi penuh.
Selain faktor pemilihan rute, lonjakan penumpang juga dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat yang melakukan perjalanan pada hari-hari terakhir masa libur Lebaran.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak memaksakan berangkat pada hari terakhir liburan, karena hal tersebut berpotensi menimbulkan antrean,” katanya.
Meski demikian, Faisal menegaskan bahwa kondisi ini akan menjadi bahan evaluasi Dinas Perhubungan Aceh bersama operator penyeberangan, yakni ASDP. Ia juga mengimbau masyarakat agar ke depan dapat merencanakan perjalanan lebih matang serta memanfaatkan lintasan alternatif yang tersedia.
“Ini menjadi pelajaran bersama agar tidak terjadi penumpukan di hari terakhir, karena masih ada lintasan lain yang bisa menjadi pilihan,” ujar Faisal.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google New







