NUKILAN.ID | BALIKPAPAN – Keberhasilan Satgas Yonzipur 17/Ananta Dharma dalam menjalankan misi kemanusiaan pascabencana banjir bandang di Aceh mendapat apresiasi langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Mengutip PusaranMedia.com, hal tersebut disampaikan Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman, Brigjen TNI Andy Setiawan usai upacara penyambutan Satgas di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Rabu (18/3/2026). Satgas tersebut telah menyelesaikan tugas selama kurang lebih 2,5 bulan di wilayah terdampak bencana.
Menurut Andy, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran TNI dalam menjalankan tugas operasi militer selain perang (OMSP), sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
“Kegiatan ini merupakan implementasi tugas TNI dalam operasi militer selain perang, khususnya dalam membantu penanggulangan bencana alam dan pemberian bantuan kemanusiaan,” ucap Brigjen TNI Andy.
Ia menjelaskan, Satgas Yonzipur 17 diberangkatkan dari Balikpapan pada 31 Desember 2025 menuju Aceh dengan kekuatan sekitar 215 personel.
Selama bertugas, Satgas melaksanakan berbagai upaya pemulihan, mulai dari perbaikan fasilitas umum hingga pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak.
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan dan perbaikan masjid, sekolah, meunasah, yayasan, hingga kantor desa yang terdampak banjir bandang. Selain itu, Satgas juga memperbaiki jalan dan saluran air serta membangun sejumlah jembatan di Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, hingga Gayo Lues.
Tidak hanya itu, prajurit juga turut membangun hunian tetap dan hunian sementara bagi warga terdampak, serta memberikan layanan trauma healing, khususnya bagi anak-anak.
Andy menegaskan, kehadiran TNI melalui Satgas ini berperan penting dalam membuka kembali akses yang sempat terputus akibat bencana, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Dengan terbukanya kembali jalan dan jembatan, aktivitas masyarakat bisa pulih, termasuk perputaran ekonomi di wilayah terdampak,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada 9 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan sebanyak 218 jembatan yang dibangun dalam rangka pemulihan pascabencana di Aceh.
“Dalam waktu kurang lebih dua setengah bulan, 218 jembatan berhasil diselesaikan dan diresmikan. Ini mendapat apresiasi langsung dari Bapak Presiden,” katanya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.












