NUKILAN.ID | MEULABOH — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar kegiatan Coaching Clinic Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) di Aula Iskandar Muda, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan mahasiswa sekaligus mendorong mereka mengajukan proposal usaha pada program P2MW tahun 2026.
Coaching Clinic tersebut menghadirkan dua pemateri, yaitu Mardhi Fadillah, S.Pd., M.Si. dan Tamitha Intassar Husen, S.E., M.B.A. Keduanya memberikan pembekalan kepada mahasiswa terkait pengembangan ide bisnis, penyusunan proposal usaha, strategi pemasaran, hingga pengelolaan usaha yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga dihadiri para dosen di lingkungan FEB sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kewirausahaan di kampus. Dosen diharapkan dapat berperan aktif dalam mendampingi mahasiswa mempersiapkan proposal usaha yang kompetitif untuk diajukan dalam program P2MW tahun 2026.
Dekan FEB UTU, Dr. Hamdi Harmen, S.E., M.M., mengatakan kegiatan Coaching Clinic P2MW merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswa memanfaatkan peluang program kewirausahaan yang disediakan pemerintah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman tentang konsep bisnis, tetapi juga membimbing mahasiswa dalam menyusun proposal usaha yang berpotensi mendapatkan pendanaan.
“Coaching P2MW tidak hanya berdampak pada pengembangan kompetensi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi lokal dan penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah,” ujar Dekan.
Ia juga mengajak mahasiswa UTU, khususnya di lingkungan FEB, untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan mengembangkan ide bisnis yang inovatif dan berdaya saing serta mengajukan proposal pada program P2MW tahun 2026.
Program P2MW merupakan program nasional yang bertujuan mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan mahasiswa melalui pembinaan, pendampingan, serta dukungan pendanaan usaha.
Melalui kegiatan Coaching Clinic ini, FEB UTU berharap semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut dan mampu mengembangkan usaha yang memberi manfaat ekonomi, baik bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (XRQ)










