NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Wakil imam Masjid Raya Baiturrahman, Abi Ishak Lamkawe, mengajak masyarakat Aceh untuk menjadikan momentum awal Ramadhan 1447 Hijriah sebagai waktu memperbanyak ibadah taubat kepada Allah SWT.
“Mari kita bersama-sama mengawali perjumpaan dengan Ramadhan tahun ini memperbanyak ibadah taubat,” katanya dalam tausiah malam pertama Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu malam.
Dalam tausiahnya, ia menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmah, magfirah, serta ampunan. Karena itu, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkannya secara maksimal dengan meningkatkan ibadah serta memperbanyak taubat.
Menurutnya, keabsahan ibadah yang dilakukan selama bulan suci Ramadhan juga sangat berkaitan dengan kesungguhan seseorang dalam bertaubat, yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Ia menjelaskan terdapat empat syarat yang perlu dipenuhi dalam melaksanakan taubat. Pertama, menyesali dosa dengan sepenuh hati sebagai hamba Allah, baik kesalahan kepada sesama manusia maupun kepada Allah SWT, serta berjanji tidak mengulanginya.
Selain itu, seseorang juga harus berkomitmen meninggalkan jalan yang menjerumuskan pada maksiat serta berupaya memperbaiki atau membayar kesalahan yang pernah dilakukan.
Ia meyakini bahwa dengan memperbanyak ibadah taubat, doa-doa yang dipanjatkan sepanjang Ramadhan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Pada malam pertama Ramadhan 1447 Hijriah, jamaah dari Banda Aceh dan wilayah sekitarnya memadati Masjid Raya Baiturrahman untuk melaksanakan shalat tarawih. Meski hujan mengguyur ibu kota Provinsi Aceh tersebut, antusiasme masyarakat untuk beribadah tetap tinggi.



