NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) menerjunkan sebanyak 50 mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis pemulihan bencana di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK, Drs. Abu Bakar, M.Si., yang mewakili Universitas Syiah Kuala. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai duta almamater di tengah masyarakat, dengan menjaga sikap, membangun suasana yang hangat, serta menjunjung tinggi nilai empati, silaturahmi, dan adat istiadat setempat.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Fachrizal Ambia, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) FKIP USK. Program tersebut juga melibatkan dosen lintas fakultas, yakni Dr. drh. Hamny, M.Si., drh. Daniel, M.Si., dan Dr. Frengki, S.Farm., Apt., M.Farm. dari Fakultas Kedokteran Hewan, serta Ir. Muhammad Resthu, S.Pt., M.Si., IPM dari Fakultas Pertanian.
Selama 20 hari pelaksanaan, kegiatan ini diikuti oleh 50 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Syiah Kuala yang tergabung dalam UKM Taekwondo USK. Seluruh rangkaian pengabdian dipusatkan di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Program pengabdian tersebut mengusung tema “Penerapan Kompor Tekanan Tinggi Berbahan Bakar Minyak Jelantah dan Larutan Pembersih Kerak Hemat Air sebagai Solusi Energi dan Efisiensi Produksi Usaha Masyarakat Terdampak Bencana.” Tema ini diarahkan untuk menghadirkan teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung efisiensi energi serta pemulihan aktivitas usaha pascabencana.
Ketua Pengabdian Fachrizal Ambia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata USK terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghadirkan program pengabdian, tetapi juga membawa empati, semangat kebersamaan, serta harapan baru bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu proses pemulihan dan mempererat silaturahmi agar masyarakat dapat bangkit bersama pascabencana,” ujarnya.
Melalui keterlibatan mahasiswa lintas fakultas dan dukungan keilmuan dari berbagai disiplin ilmu, USK berharap kegiatan pengabdian ini mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Gampong Geunteng, Kabupaten Pidie Jaya.

