NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh mengalami peningkatan signifikan pada akhir 2025. Namun, lonjakan tersebut belum berbanding lurus dengan kinerja sektor perhotelan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menunjukkan, meski jumlah wisman melonjak pada Desember 2025, tingkat penghunian kamar hotel justru mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Aceh, Tasdik Ilhamudin, menyampaikan bahwa sepanjang Desember 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh mencapai 4.836 kunjungan. Angka tersebut meningkat 33,15 persen dibandingkan November 2025, serta naik 28,31 persen dibandingkan Desember 2024.
“Peningkatan kunjungan wisman ini dipantau melalui dua pintu masuk utama, yaitu Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Balohan di Sabang,” kata Tasdik dalam konferensi pers BPS Aceh, Senin (2/2/2026).
Meski demikian, indikator perhotelan menunjukkan tren yang berlawanan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh pada Desember 2025 tercatat sebesar 27,53 persen. Capaian tersebut turun 3,74 persen poin dibandingkan November 2025, serta merosot 9,89 persen poin dibandingkan Desember 2024.
Penurunan serupa juga terjadi pada hotel nonbintang. BPS Aceh mencatat TPK hotel nonbintang pada Desember 2025 sebesar 15,81 persen. Angka ini turun 2,31 persen poin secara bulanan dan turun 6,68 persen poin secara tahunan. “Sementara itu, TPK hotel nonbintang pada Desember 2025 sebesar 15,81 persen, turun 2,31 persen poin dibandingkan November 2025. Angka tersebut juga turun 6,68 persen poin dibandingkan dengan Desember 2024,” ujar Tasdik.
Dari sisi transportasi udara, jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat melalui Bandara Sultan Iskandar Muda pada Desember 2025 tercatat sebanyak 26.172 orang. Jumlah tersebut meningkat 8,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, pergerakan penumpang internasional justru mengalami penurunan, dengan total 11.403 orang, turun 0,90 persen dibandingkan November 2025 dan merosot 13,30 persen dibandingkan Desember 2024.
Sementara itu, pada moda transportasi laut, jumlah penumpang yang naik di seluruh wilayah Provinsi Aceh sepanjang Desember 2025 mencapai 65.050 orang. Angka tersebut meningkat tipis 1,07 persen secara bulanan, tetapi secara tahunan mengalami penurunan cukup tajam sebesar 29,58 persen.
Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh belum sepenuhnya berdampak pada sektor perhotelan dan transportasi secara merata. Ke depan, tantangan utama sektor pariwisata Aceh adalah memastikan lonjakan kunjungan tersebut dapat terkonversi menjadi peningkatan lama tinggal dan okupansi hotel, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh pelaku usaha dan masyarakat.

