NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) melepas 50 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pascabencana Melalui Rehabilitasi Budidaya Udang dan Pengembangan Hidroponik Rumah Tangga di Desa Meunasah Bueng, Kabupaten Pidie Jaya. Pelepasan kegiatan berlangsung di Fakultas Pertanian USK, Sabtu, pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen Fakultas Pertanian USK, di antaranya Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc. selaku Wakil Dekan, Mujiburrahmad, S.P., M.Si., Prof. Dr. Ir. Elly Kesumawati, M.Agric.Sc., Ira Manyamsari, S.P., M.Si., serta Alvi Rahmah, S.Pi., M.Si.
Program pemberdayaan ini difokuskan pada upaya pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat pascabencana. Rehabilitasi budidaya udang diarahkan untuk menghidupkan kembali sumber mata pencaharian warga, sementara pengembangan hidroponik rumah tangga ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri.
Melalui pendekatan tersebut, masyarakat Desa Meunasah Bueng diharapkan dapat bangkit secara ekonomi, menjadi lebih produktif, serta memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Dekan Fakultas Pertanian USK kepada Nukilan.id menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi konsep mahasiswa berdampak.
“Program ini mencerminkan semangat ‘mahasiswa berdampak’, yaitu mahasiswa yang hadir dengan solusi nyata bagi masyarakat. Fakultas Pertanian mendorong agar ilmu yang dipelajari di kampus dapat diterapkan langsung untuk membantu pemulihan ekonomi dan pangan pascabencana,” ujarnya.
Sebanyak 50 mahasiswa diterjunkan dalam kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Fakultas Pertanian USK dalam mendukung pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana. (XRQ)
Reporter: Akil

