RSUD Yulidin Away Masuk Roadmap RSPPU Bedah Nasional, DPRK Sebut Tonggak Baru Layanan Kesehatan Aceh Selatan

Share

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Kabupaten Aceh Selatan mencatatkan capaian penting dalam pembangunan sektor kesehatan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Yulidin Away resmi masuk dalam roadmap nasional Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) untuk Program Studi Ilmu Bedah. Penetapan ini menempatkan Aceh Selatan sejajar dengan daerah rujukan layanan kesehatan dan pendidikan dokter spesialis di Indonesia.

Sekretaris Komisi IV DPRK Aceh Selatan, Novi Rosmita, menilai penetapan tersebut sebagai tonggak sejarah, mengingat selama ini masyarakat Aceh Selatan masih sangat bergantung pada rujukan ke luar daerah untuk layanan bedah spesialis.

“Ini bukan hanya status. Ini adalah pengakuan bahwa RSUD Yulidin Away telah memenuhi standar nasional dalam hal SDM, layanan, dan infrastruktur. Aceh Selatan kini menjadi bagian dari pusat pengembangan dokter spesialis Bedah Indonesia,” kata Novi Rosmita, Senin (12/1/2026).

Penetapan RSUD Yulidin Away sebagai RSPPU Bedah tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Nomor: DP.01.08/F/028/2025 tertanggal 6 Januari 2026. Surat tersebut memuat roadmap pengembangan RSPPU periode 2025–2030.

Dalam dokumen itu, RSUD Yulidin Away ditetapkan sebagai RSPPU Program Studi Ilmu Bedah dengan mitra perguruan tinggi Universitas Sumatera Utara (USU) untuk tahap pengembangan 2027–2030.

Menurut Novi, kehadiran pendidikan dokter spesialis Bedah di RSUD Yulidin Away akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan di Aceh Selatan. Selama ini, pasien dengan kasus bedah berat kerap dirujuk ke Banda Aceh bahkan ke luar provinsi, yang berisiko menimbulkan keterlambatan penanganan.

“Dengan hadirnya pendidikan dokter spesialis Bedah di RSUD Yulidin Away, rantai rujukan akan terpotong. Warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan bedah yang memadai. Ini berarti lebih cepat, lebih aman, dan lebih banyak nyawa bisa diselamatkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan, status RSPPU berpotensi menjadi daya tarik bagi dokter spesialis dan tenaga medis unggulan untuk berkarier dan mengabdi di Aceh Selatan, sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan dan pendidikan kesehatan daerah.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Komisi IV DPRK Aceh Selatan menyatakan komitmennya untuk mengawal penuh proses pengembangan RSUD Yulidin Away agar penetapan RSPPU tidak sekadar bersifat simbolik.

“Kami akan memastikan dukungan anggaran, regulasi, dan pengawasan berjalan seiring dengan program nasional. Ini momentum emas untuk membangun kemandirian layanan kesehatan Aceh Selatan,” tegas Novi.

Masuknya RSUD Yulidin Away ke dalam peta besar RSPPU nasional dinilai menjadi sinyal kuat bahwa daerah pesisir barat selatan Aceh ini tengah bergerak menuju era baru, dari rumah sakit daerah menjadi pusat pendidikan dan rujukan spesialis Bedah yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Read more

Local News