BPSDM Aceh Lanjutkan Aksi Gotong Royong di Sekolah Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – BPSDM Aceh Lanjutkan Aksi Gotong Royong di Sekolah Terdampak Banjir Aceh Tamian

Banda Aceh, Selasa (6/1/2026) — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh kembali menggelar aksi gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap wilayah terdampak banjir hidrometeorologi. Kegiatan tahap kedua ini dilaksanakan di SMPN 1 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Januari 2026.

Aksi sosial tersebut melibatkan jajaran pegawai BPSDM Aceh yang bersama-sama membersihkan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, halaman, hingga fasilitas penunjang pendidikan yang terdampak banjir. Kegiatan ini dilakukan guna mendukung pemulihan kondisi sekolah agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara aman dan nyaman.

Kepala BPSDM Aceh kepada Nukilan.id menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial BPSDM Aceh, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan di daerah yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas, terutama dalam membantu masyarakat dan institusi pendidikan pascabencana.

Menurutnya, kehadiran langsung aparatur sipil negara di lapangan tidak hanya bertujuan membantu pemulihan fisik lingkungan sekolah, tetapi juga untuk menumbuhkan nilai-nilai empati, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di lingkungan ASN. Langkah ini diharapkan dapat memberi motivasi bagi pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk bangkit kembali.

Pihak SMPN 1 Kejuruan Muda Aceh Tamiang melalui kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BPSDM Aceh. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam mempercepat pemulihan kondisi sekolah sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal.

Apresiasi serupa juga disampaikan para guru yang merasa terbantu dengan adanya aksi gotong royong tersebut. Mereka berharap sinergi dan kepedulian antarlembaga seperti ini dapat terus berlanjut, terutama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di daerah rawan bencana di Aceh. (Xrq)

Reporter: Akil

Read more

Local News