NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Pramuka MAN 2 Banda Aceh menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh dalam penguatan pendidikan kepramukaan berbasis mitigasi bencana. Sinergi tersebut terbangun melalui audiensi yang digelar di Kantor DPKP Kota Banda Aceh, Rabu (14/1/2026).
Audiensi dihadiri oleh Pembina sekaligus Ketua Gugus Depan Putra MAN 2 Banda Aceh, Kak Khaidir Marzuki, dan disambut langsung oleh Kepala DPKP Kota Banda Aceh M. Hidayat, S.Sos, bersama Sekretaris Dinas Sabri, S.Sos, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Zulfikri, S.E., M.Si, serta Kepala Seksi Abdul Mannan, S.Sos.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat silaturahmi, audiensi membahas rencana pembentukan Satuan Karya (Saka) Rintisan Yudha Brama Jaya di bawah naungan DPKP sebagai wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega di Banda Aceh, khususnya dalam bidang pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Saka rintisan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan anggota Pramuka dalam menghadapi risiko kebakaran, sekaligus mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan responsif terhadap bencana.
Kepala DPKP Kota Banda Aceh, M. Hidayat, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung proses pembentukan Saka tersebut.
“Kami menyambut baik audiensi dan silaturrahmi ini. Pembentukan Saka Rintisan Saka Yudha Brama Jaya merupakan langkah yang sangat positif dan relevan dengan kebutuhan saat ini, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh siap mendukung pembinaan serta proses pembentukannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas DPKP Kota Banda Aceh, Sabri. Ia menyatakan komitmen penuh institusinya untuk bersinergi dalam penyusunan program kegiatan, materi pelatihan, serta pendampingan teknis agar Saka Yudha Brama Jaya dapat berjalan terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kak Khaidir Marzuki menilai audiensi ini sebagai langkah awal yang sangat penting dalam membangun kolaborasi antara dunia pendidikan, Gerakan Pramuka, dan instansi pemerintah dalam bidang kebencanaan.
“Audiensi ini menjadi momentum strategis bagi kami untuk memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter dan keterampilan hidup. Melalui rintisan Saka Yudha Brama Jaya, kami berharap Pramuka Penegak dan Pandega tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kesiapsiagaan nyata dalam menghadapi bencana, khususnya kebakaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan penuh dari DPKP Kota Banda Aceh menjadi motivasi besar bagi Pramuka MAN 2 Banda Aceh untuk terus berkontribusi aktif dalam pembinaan generasi muda yang peduli, sigap, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi kerja sama berkelanjutan antara Pramuka MAN 2 Banda Aceh dan DPKP Kota Banda Aceh dalam mewujudkan Pramuka yang berkarakter, berkompeten, serta siap menjadi garda terdepan dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Kota Banda Aceh.

