Prabowo Turun Tangan, TKD Aceh Dipastikan Tidak Dipotong Tahun Ini

Share

NUKILAN.ID | Jakarta — Pemerintah memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Aceh tidak akan mengalami pemotongan pada tahun 2026, menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Kepastian itu disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa setelah menerima telepon langsung dari Presiden Prabowo Subianto di sela Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Pemerintah, yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR, Minggu (11/1/2026).

Momen tersebut terjadi tidak lama setelah Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan permintaan diskresi terkait kebijakan TKD kepada Purbaya. Dalam rapat itu, telepon milik Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad berdering, yang kemudian diketahui merupakan panggilan dari Presiden Prabowo.

Usai komunikasi tersebut, Purbaya langsung menetapkan bahwa TKD Aceh tahun ini diberikan penuh seperti tahun 2025, bahkan akan memperoleh tambahan anggaran.

“Untuk tahun ini, anggaran Anda akan penuh seperti tahun lalu, enggak dipotong. Jadi dapat (tambahan) Rp1,6 triliun, Rp1,7 triliun kalau enggak salah,” tegas Purbaya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Dasco yang telah menghubungi Presiden Prabowo sehingga diskresi dapat diperoleh dengan cepat.

“Kalau saya kan enggak bisa telepon, beliau (Dasco) yang bisa telepon. Pak Ketua, saya nanya tadi ke Presiden, bapak (Dasco) minta persetujuan (presiden), apa memerintah? Hahaha, minta persetujuan, jadi clear,” ujar Purbaya dengan nada bercanda kepada Dasco.

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa hingga awal Januari, Kementerian Keuangan telah menyalurkan dana sebesar Rp1,279 triliun kepada Pemerintah Provinsi Aceh untuk membantu penanganan dampak bencana.

“Kita sudah kirim di bulan Januari untuk Aceh saja itu Rp1,279 triliun. Jadi mereka cukup cash untuk gerak, kalau mau,” tegas Purbaya.

Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana di Aceh serta menjaga stabilitas fiskal daerah di tengah situasi darurat.

Read more

Local News