NUKILAN.ID | TAKENGON — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan perbaikan dan pembersihan saluran drainase di sepanjang Jalan Nasional Genting Gerbang–Pameu, Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai upaya pencegahan banjir di wilayah pedalaman Aceh.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, Kamis (8/1/2026), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut melibatkan personel BKO Brimob Polda Aceh bersama Polsubsektor Rusip Antara dan Polsek Silih Nara.
“Personel Polri membersihkan dan memperbaiki drainase maupun gorong-gorong yang tersumbat material lumpur dan tanah akibat bencana banjir dan longsor,” kata Muhamad Taufiq.
Sebanyak 15 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut yang dipimpin oleh Komandan Peleton Brimob BKO Polda Aceh. Para personel turun langsung ke dalam saluran drainase untuk membuka aliran air yang tersumbat tanah, batu, kayu, serta lumpur yang selama ini menyebabkan luapan air ke badan jalan nasional dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.
“Personel masuk ke air bercampur lumpur. Mereka tetap bersemangat membersihkan material yang menutup gorong-gorong demi memulihkan fungsi drainase serta memastikan keamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar,” ujar Kapolres.
Menurut Muhamad Taufiq, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Dalam beberapa hari terakhir, wilayah tersebut kembali dilanda banjir susulan akibat tingginya curah hujan sehingga material lumpur kembali menumpuk dan perlu segera ditangani.
Berkat kerja sama dan semangat gotong royong para personel, pembersihan drainase dan badan jalan berhasil dilakukan sehingga Jalan Nasional Genting Gerbang–Pameu kini kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Muhamad Taufiq menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Polri akan terus melakukan berbagai langkah pemulihan pascabencana. Kegiatan serupa akan terus dilakukan dan berkelanjutan hingga kondisi benar-benar pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Muhamad Taufiq.

